Cara Kerja Sensor CKP dan CMP dalam Satu Mesin

Advertisements

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabarnya kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan pekerjaannya nanti semua sukses. Untuk para pelanggan semoga semua puas dengan pekerjaan para teknisi dan tentu saja jika ada yang belum selesai semoga segera terselesaikan. Dalam youtube TEKNISI MOBIL TV saya juga melayani diskusi untuk hampir semua kasus mobil terutama berkaitan dengan video yang saya unggah. Untuk kali ini saya akan membahas tentang cara kerja sensor CKP dan CMP dalam satu mesin mobil. Berikut adalah selengkapnya.

Cara Kerja Sensor CKP dan CMP dalam Satu Mesin

Cara Kerja Sensor CKP dan CMP dalam Satu Mesin

Cara Kerja Sensor CKP dan CMP dalam Satu Mesin

Pada dasarnya kerja CKP dan CMP sensor sama dengan prinsip kerja sensor putaran. Sensor putaran yang digunakan oleh sensor CKP dan sensor CMP terdiri dari dua jenis yaitu jenis Induksi dan jenis Hall Effect. Prinsip kerja dari kedua jenis sensor tersebut pada dasarnya sama, hanya kontruksinya saja yang berbeda, tergantung desain dan kebutuhan aplikasi pabrikan kendaraan.

Sensor CKP bertugas mengirimkan data ke ECU berupa posisi putaran poros engkol. Informasi ini juga meliputi waktu pengapian. Sementara itu, sensor CMP bertugas mngirimkan data ke ECU berkenaan dengan posisi silinder no. 1 saat berada pada posisi langkah akhir kompresi. Khusus untuk mesin dengan teknologi VVT-i, sensor CMP akan berbagi informasi untuk penentuan akhir langkah kompresi bersama dengan oil control valve atau OCV.

Advertisements

Data dari sensor CKP dan sensor CMP (termasuk data OCV jika telah menggunakan VVT-i) akan menjadi data dasar pada ECU. ECU akan mengolah data ini yang kemudian memerintahkan aktuator untuk bekerja. Aktuator yang terlibat koil pengapian dan injektor. Terkhusus koil pengapian, ECU memerintahkan untuk membangkitkan tegangan tinggi pada koil yang selanjutnya akan memantik api pada busi. Tentu saja berdasarkan kedua sensor tersebut juga harus menyesuaikan dengan urutan pengapian, sebagai contoh 4 silinder inline dengan 1-3-4-2.

Di sisi lain, sensor CKP dan CMP juga menjadi dasar ECU untuk memerintahkan injektor bahan bakar. Injektor akan menyemprotkan bahan bakar juga berdasarkan urutan pengapian sebuah mobil. Sementara itu, penentuan banyak sedikitnya penyemprotan bahan bakar oleh injektor tidak hanya ditentukan oleh kedua sensor tetapi juga beberapa sensor lain. Beberapa sensor tersebut sebagai contoh sensor TPS, sensor O2, sensor knock, dan beberapa sensor lain sesuai dengan desain mobil masing-masing.
0

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *