Cara Kerja Rem Tromol pada Mobil Bagaimana?

Teknisimobil.com – Rem mobil tidak mungkin lepas dari sebuah kendaraan apapun, terlebih lagi mobil. Bukan hanya penting bagi kendaraan tetapi lebih pada penting bagi pengemudi dan penumpang serta orang lain di sekitar kendaraan. Ini terkait dengan kecelakaan yang mungkin saja terjadi. Betapa sering kita mendengar kecelakaan dengan alasan rem blong. Korbannya bukan hanya orang yang berada di dalam mobil tetapi juga orang lain atau dalam mobil lain. Rem bahkan tentu saja lebih penting dibandingkan dengan sistem air bag atau kontrol traksi. Oleh karena itu, mengenal cara kerja rem tromol maupun cara kerja rem cakram akan sangat membantu waspada pada kondisi rem mobil yang kita kendarai.

Sebelum kita memahami cara kerja rem tromol ada baiknya jika kita mengerti terlebih dahulu komponen-komponen apa saja yang terlibat dalam kerja rem tromol. Bagian-bagian utama rem tromol dan master silinder rem serta boster rem (jika ada) adalah hal yang harus dikenal dan dipahami dan semua telah kami bahas sebelumnya. Silahkan baca terlebih dahulu jika belum mengenal bagian-bagian tersebut sebelum melanjutkan membaca bagian ini.

Cara Kerja Rem Tromol pada Mobil

(Credit: akebono-brake)

Perhatikan gambar di atas dari mulai kanan ke kiri. Kerja rem tromol dimulai saat kaki pengemudi menekan pedal rem mobil. Gaya tekan dari kaki pengemudi akan diteruskan ke boster (jika ada) diteruskan ke master silinder. Master silinder kemudian memberikan tekanan pada minyak rem sehingga timbulah tekanan hidrolik pada fluida.

Minyak rem bertekanan akan mengalir melalui pipa-pipa rem dan sampai pada silinder roda. Di dalam silinder roda terdapat piston yang akan terdorong oleh minyak rem bertekanan tersebut. Piston terdorong dan mendorong sepatu rem kanan dan kiri. Tekanan pada sepatu rem ini akan mengakibatkan gesekan pada tormol. Gesekan terjadi dan akibatnya kendaraan dapat diperlambat bahkan hingga berhenti.

Selama pedal rem ditekan maka selama itulah gesekan tetap terjadi dan kendaraan dalam keadaan mendapat gaya gesek dari sepatu rem dan tromol – tentu saja gesekan terhadap jalan juga mempengaruhi.

Kemudian pada saat pedal rem dilepas maka sepatu rem akan terbebas. Komponen pegas pengembali pada backing plate akan membantu mempercepat telepasnya sepatu rem tersebut. Kembalinya sepatu rem pada posisinya berarti menekan balik minyak rem kembali ke master silinder. Sampai di master silinder, minyak rem akan ditampung di reservoir tank.

Kondisi ini akan berulang secara terus menerus ketika pedal ditekan dan dilepaskan oleh kaki pengemudi. Selama tidak ada kebocoran misalnya pada master silinder atau silinder roda, rem tromol akan bekerja demikian secara optimal.

(3) Comments

  1. Pingback: 5 Jenis Rem Tromol Mobil Apa Saja?-Teknisimobil.com

  2. Pingback: Cara Kerja Silinder Roda Rem Mobil-Teknisimobil.com

  3. Pingback: 7 Langkah Buang Angin Rem Mobil-Teknisimobil.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *