Menu
Life is about sharing

Bunyi Ngelitik Pada Mesin Mobil – Penjelasan & Mencegahnya

  • Share
Bunyi Ngelitik Pada Mesin Mobil

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkelnya masing-masing. Bahasan singkat kita kali ini adalah tentang Bunyi Ngelitik Pada Mesin Mobil – Penjelasan & Mencegahnya. Berikut bahasan selengkapnya.

Bunyi Ngelitik Pada Mesin Mobil – Penjelasan & Mencegahnya

Salah satu yang menjadi kendala dalam mesin bensin adalah masalah pembakaran bahan bakar dan udara dalam ruang bakar. Kompresi yang terlalu rendah menjadikan tenaga pada mesin tidak ada, sedangkan untuk kompresi yang terlalu tinggi akan terjadi pre-ignation atau setidaknya knocking atau ngelitik.

Lalu, apa itu knocking atau ngelitik?

Ngelitik adalah suara yang berasal dari dalam ruang bakar setiap silinder akibat terjadinya pembakaran sendiri bahan bakar dan udara selain pembakaran yang terjadi secara normal oleh busi.

Fenomena ini terjadi bermula dari beberapa derajat langkah kompresi sebuah piston. Pada waktu ini busi menyalakan bunga api dan bahan bakar dan udara mulai terbakar dari posisi yang paling dekat dengan busi. Pembakaran tersebut kemudian akan meluas ke seluruh ruang bakar. Pada waktu yang bersamaan piston akan terus bergerak ke atas menuju titik mati atas (TMA). Di sisi yang lain juga, bahan bakar dan udara yang belum terbakar akan terus meningkat temperaturnya akibat desakan piston dan radiasi dari sebagian bahan bakar dan udara yang sedang terbakar. Akibatnya, ada bahan bakar dan udara yang belum terbakar pada salah satu bagian ruang bakar akan terbakar secara mandiri. Pembakaran bahan bakar dan udara sendiri inilah yang menimbulkan bunyi ketukan atau ngelitik atau knocking.

Jika kondisi ini terjadi terus menerus dan berulang kali maka akan terdengar dengan jelas selama mesin hidup. Selengkapnya perhatikan video penjelasan berikut ini;

Bagaimana mana cara mengatasinya?

Cara mengatasi knocking atau ngelitik pada mesin mobil adalah dengan cara menaikan oktan bahan bakar. Dengan oktan bahan bakar yang lebih tinggi, berarti kemampuan bahan bakar untuk terbakar sendiri akibat tekanan dan temperatur akan semakin baik. Sebagai contoh, jika pada saat mesin ngelitik, Anda menggunakan bensin maka perlu dinaikkan oktannya menjadi pertalite. Jika pada saat ngelitik menggunakan pertalite, maka naikkan oktan BBM dengan menggantinya menggunakan pertamax, dan seterusnya.

Cara lainnya adalah dengan memundurkan saat pengapian. Sayangnya ini hanya bisa untuk mobil-mobil bensin yang masih menggunakan distributor dalam sistem pengapiannya. Untuk yang sudah tidak atau mobil-mobil bensin modern, kita tidak bisa memundurkan saat pengapian begitu saja. Meski dengan remap ECU kita bisa mengatur saat pengapiannya meski pun masalah ini sebenarnya sudah terselesaikan dengan keberadaan sensor knock. Sensor knock akan mendeteksi keberadaan knocking dan menginformasikan ke ECU. Selanjutnya, ECU akan memerintahkan aktuator dengan menyesuaikan sudut pengapian dengan tepat.

JIKA SENSOR KNOCK RUSAK, AKAN ADA TANDA SEPERTI PENJELASAN PADA VIDEO BERIKUT INI.

Cara terakhir yakni dengan menurunkan rasio kompresi yakni dengan gurah mesin. Kerak karbon di dalam ruang bakar akan mengurangi volume ruang bakar. Akibatnya rasio kompresi akan semakin tinggi. Dengan rasio kompresi yang semakin tinggi, maka semakin besar pula kemungkinan untuk dapat bensin dapat menyala sendiri alias terjadi knocking atau ngelitik.

Dengan melakukan gurah mesin, karbon dalam ruang bakar akan hilang dan rasio kompresi akan kembali normal. So, mesin kemungkinan besar akan tidak lagi mengalami ngelitik lagi.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *