Blok Silinder Mesin Mobil dan Fungsinya

Teknisimobil.com – Bersama kepala silinder dan poros engkol, blok silinder mesin mobil memerankan peran sentral dalam mesin pembakaran internal. Blok silinder bahkan terlibat dalam berbagai sistem utama dalam sebuah mesin. Setidaknya sistem pendinginan dan sistem pelumasan adalah dua sistem yang sangat bergantung atas keberadaan blok silinder. Dengan peran yang begitu penting, maka rasanya perlu mengenal blok silinder secara lebih baik.

Blok Silinder Mesin Mobil

Blok silinder terdiri dari beberapa komponen penting, termasuk di dalamnya adalah piston dengan jumlah yang berbeda-beda satu dengan lainnya. Piston bergerak naik turun di dalam silinder masing-masing. Blok silinder mencakup juga water jacket tempat mengalirnya water coolant radiator saat mesin bekerja. Selain itu juga terdapat galeri oli yang merupakan tempat menjalarnya oli mesin untuk mencapai kepala silinder.

Sumber: How a Car Works

Blok silinder berbeda bahanya dengan bahan kepala silinder. Blok silinder tersusun atas besi, nikel, dan krom. Terdapat juga beberapa blok silinder yang terbuat dengan komposisi bahan besi 95%, karbon 2,2%, sulfur 0,12%, dan fosfor sisanya.

Blok silinder memiliki beberapa fungsi utama sebagai berikut.

  • Pertama sebagai tempat dudukan poros engkol.
  • Kedua, blok silinder sebagai dudukan kepala silinder.
  • Ketiga, tempat mengalirnya air radiator saat kerja sistem pendingin berlangsung.
  • Keempat, blok silinder juga sebagai tempat mengalirnya oli mesin mengalir ke bagian-bagian di kepala silinder.
  • Kelima, blok silinder sebagai tempat silinder dan piston.

Blok silinder juga memiliki fungsi-fungsi lain yang tidak kalah penting. Seperti halnya tempat dudukan flywheel, dudukan carter atau bak penampung oli, sebagai tempat dudukan filter oli, dan lain sebagainya. Dapat dikatakan bahwa blok silinder adalah tempat menempelkan atau tempat dudukan hampir semua komponen mesin lainnya.

Blok silinder meskipun tampak kokoh sekali tetapi blok silinder tetap saja memiliki kelemahan. Akibat overheat engine dapat mengakibatkan blok silinder melengkung dan perlu dilakukan pengukuran kelengkungan blok silinder. Sementara itu, akibat water hammer sebuah blok silinder bahkan dapat pecah dan tidak dapat diselamatkan sama sekali.

Oleh karena itu, penting rasanya untuk menjaga blok silinder mesin agar tetap terjaga dengan baik. Blok silinder mesin harganya cukup mahal dan biaya pembongkarannya pun juga cukup mahal.