Akibat Melepas Thermostat dan Cara Mengujinya

Teknisimobil.com – Thermostat adalah satu dari beberapa komponen penting sistem pendinginan. Dalam menjalankan tugas membantu menjaga mesin tetap dalam kondisi mesin tetap dalam temperatur normal, thermostat juga bertugas untuk menjaga kestabilan temperatur kerja mesin. Dengan tugas berat tersebut tentu saja thermostat dalam kategori penting dalam sebuah mesin. Memang ketika thermostat rusak bukannya akan membantu mesin lebih baik tetapi dapat mengakibatkan temperatur mesin terlalu tinggi hingga overheat engine. Untuk itu, kali ini kita akan membahas akibat melepas thermostat dan cara mengujinya jika kerusakan kemungkinan terjadi padanya.

Ada masalah memasang thermostat rusak tetapi juga ada masalah ketika thermostat dilepas.

Akibat Melepas Thermostat

Pertama kita akan melihat akibat apa yang akan dialami mesin jika melepas thermostat. Jika Anda membaca dan membahami cara kerja thermostat maka Anda tahu dengan jelas seperti apa dan bagaimana ia bekerja. Thermostat sederhananya dapat dikatakan sebagai sebagai kran otomatis. Otomatis terbuka dengan ketentuan tertentu.

Sebagai kran otomatis tentu saja thermostat akan menutup saluran air coolant radiator dan akan terbuka dalam kondisi tertentu. Jika thermostat dilepas maka tentu air radiator tidak akan tertahan alias air radiator akan terus mengalis melalui radiator dan seterusnya seperti ketika thermostat terbuka dengan ketentuan yang disyaratkan.

Yang menjadi masalah sebenarnya bukan pada dapat mengalirnya air radiator ke seluruh bagian sistem pendinginan tetapi masalahnya adalah terkait kecepatan pencapaian temperatur kerja mesin. Mesin membutuhkan temperatur kerja secepat mungkin untuk membuatnya dapat bekerja optimal. Jika thermostat dilepas, mesin akan membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai kerja mesin. Akibatnya salah satunya adalah mobil Anda akan lebih boros karena lama pencapaian temperatur kerja tersebut.

Tetapi memang lebih baik melepaskan thermostat daripada memasangnya dalam keadaaan rusak karena overheat akan terjadi. Lalu bagaimana mengetahui kalau thermostat rusak?

Cara Mengetahui Thermostat dalam Kondisi Rusak atau Tidak

(Credit: hawkworks.net)

Cara mengetahui thermostat baik atau dalam kondisi rusak cukup sederhana. Perhatikan gambar di atas. Sebuah peranti dengan pemanas, sebuah thermostat dan sebuah thermometer.

Pertama silahkan siapkan panci terisi air dan panaskan. Selanjutnya silahkan letakkan thermostat pada posisi seperti pada gambar. Pada temperatur rendah belum terbuka jika temperatur 50an derajat celsius. Selanjutnya, naikkan temperatur air hingga mendekati 80 derajat celcius. Pada temperatur tersebut, seharusnya pergerakan (terbuka) thermostat mulai terbuka dan akan tampak dengan mata telanjang. Jika temperatur air sudah mencapai 90 derajat maka dapat dipastikan thermostat akan terbuka lebar (sempurna).

Jika pada temperatur tersebut thermostat tidak terbuka maka dapat dipastikan thermostat dalam kondisi rusak. Atau jika terbuka tidak sempurna maka itu menandakan thermostat akan mengalami kerusakan.

Jika tidak rusak maka dapat dipasang kembali. Tetapi jika rusak maka Anda harus menggantinya.

Terdapat dua jenis thermostat yakni jenis mekanik dan elektrik. Jenis mekanik tentu lebih murah dibandingkan elektrik. Jenis elektrik biasanya dipakai pada mobil-mobil dengan sistem EFI yakni sebuah teknologi baru dalam mesin pembakaran internal.

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *