Air Intake Chamber pada Mesin EFI

Teknisimobil.com – Mobil dengan mesin pembakaran internal memang tidak secanggih mobil listrik. Terutama tentu saja untuk masalah polusi gas buang beracun yang menjadi masalah utama bagi peningkatan gas rumah kaca. Tetapi bukan berarti produsen otomotif acuh terhadap hal ini. Lahirnya mesin EFI, teknologi GDI, sistem MPI dan beberapa teknologi lain adalah bentuk kepedulian terhadap masalah tersebut. Teknologi-teknologi yang dikembangkan tersebut ternyata tidak sederhana, yang benar-benar berubah dari sistem karburator yang telah lama dipakai. Sebagai contoh mesin EFI yang banyak dipakai untuk mesin Toyota. Tuntutan untuk mendesain air intake chamber pada mesin EFI sebaik mungkin adalah salah satu di antaranya.

Air Intake Chamber pada Mesin EFI

Dalam sistem induksi udara mesin EFI terdapat komponen penting yakni intake manifold. Komponen ini merupakan saluran masuk udara menuju ke ruang pembakaran pada masing-masing silinder mesin. Satu intake manifold memiliki beberapa saluran masuk udara tersebut dengan jumlah yang sama dengan jumlah silinder mesin. Jika jumlah silinder mesin 4 maka saluran pada apapun jenis intake manifold juga 4 dan jika 6 silinder salurannya juga 6 dan seterusnya.

Salah satu bentuk intake manifold mesin injeksi bensin. Sumber: Garp

Lalu di mana intake air chamber? Intake air chamber berada menjadi satu kesatuan dengan intake manifold. Paling sederhana letaknya dapat ditandai dengan bagian yang menjadi pusat bersatunya saluran intake manifold seperti ditunjukkan pada gambar di atas. Atau paling gampang mengingat letaknya adalah di antara saluran intake manifold dan throttle body.

Seperti namanya, intake air chamber berfungsi sebagai tempat berkumpulnya udara dari luar setelah melalui saringan udara dan sensor MAF. Dengan fungsi semacam itu udara tidak akan mengalami fluktuasi berlebihan saat dibutuhkan ketika proses langkah hisap berlangsung. Fluktuasi udara yang berlebih dapat mengakibatkan jumlah rasio bahan bakar dan udara tidak tercapai dan pembakaran tidak sempurna. Inilah yang kemudian menyebabkan terjadinya getaran mesin berlebihan.

Keberadaan intake air chamber pada intake manifold sangatlah penting. Kita dapat membayangkan ketika udara dari throttle body langsung menuju ke ruang pembakaran. Tekanan udara di luar kendaraan tidak mungkin dapat dikendalikan atas sesuai dengan tekanan udara yang dibutuhkan oleh mesin. Tekanan udara di sekitar mesin – di luar – sangat dinamis yang memungkinkan sekali fluktuasi tekanan berubah total dalam hanya hitungan detik. Ini sangat berbahaya sekali. Jumlah rasio bahan bakar dan udara tidak akan pernah tercapai setiap saat dalam kondisi ini. Oleh karena itu, tentu saja hasil kerja para ilmuwan dalam merancang intake air chamber untuk menghindari masalah tersebut merupakan hal yang luar biasa.

(2) Comments

  1. Pingback: Cold Start Injector pada Mesin EFI-Teknisimobil.com

  2. Pingback: 3 Sistem pada Mesin EFI yang Perlu Diketahui-Teknisimobil.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *