8 Komponen Utama Gardan Mobil atau Differential

Teknisimobil.com – Dalam jenis penggerak mobil ada penggerak roda belakang. Jenis penggerak belakang ini sangat bergantung pada sistem yang salah satunya adalah gardan atau differensial. Gardan secara umum memiliki 3 fungsi utama yang salah tentu merubah putaran menjadi arah putaran roda kanan dan kiri adalah salah satunya. Dalam menjalankan fungsi tersebut, gardan tidak terlepas dari komponen utama gardan mobil. Meski demikian tentu saja tidak mengesampingkan komponen-komponen pembantu seperti seal misalnya. Bahkan dalam menjalankan prinsip kerja gardan, keberadaan oli gardan pun akan sangat penting untuk dapat bekerja optimal dan menjaga komponen-komponen gardan tidak mudah aus dan rusak.

(Credit: Gearmaster)

Komponen Utama Gardan Mobil

Secara keseluruhan komponen utama gardan mobil ditunjukkan pada gambar di atas. Dan dari komponen-komponen tersebut, kami berpendapat bahwa komponen utama gardan mobil ada 8 kategori. Berikut adalah komponen-komponen tersebut. Tetapi, Anda perlu ingat bahwa setiap mobil memiliki kekhasan tersendiri dalam susunan komponen gardan. So, mungkin saja akan Anda temui komponen yang sedikit berbeda dari yang pernah Anda temui.

Realitas perbedaan tersebut bahkan meliputi axle housing dan axle housing cap. Keduanya juga merupakan komponen dari gardan mobil. Meskipun dalam hal ini kami tidak melihat keduanya menjadi komponen utama melainkan komponen-komponen pendukung saja.

Untuk diketahui axle housing atau disebut juga sebagai ‘srombong’ adalah tempat oli gardan, axle shaft, dan dudukan dari assembly gardan itu sendiri. Sementara itu, axle housing cap berada tepat di tengah-tengah axle housing tempat komponen-komponen utama gardan berada kecuali axle shaft bearing. Axle housing cap sering juga disebut sebagai rumah gardan.

Ring gear

Komponen pertama adalah ring gear. Komponen ini berupa roda gigi berukuran besar yang di tengahnya kosong sehingga dikenal dengan istilah ‘ring’ gear. Ring gear memiliki fungsi sebagai penerima putara pinion drive gear dari propeller shaft. Ring gear adalah bagian dari final gear karena merupakan bagian akhir dari sistem powertrain mobil penggerak belakang.

Drive Pinion Shaft dan Gear

Komponen berikutnya adalah drive pinion shaft and gear. Drive pinion shaft sendiri merupakan poros roda gigi pinion. Bagian ini terletak menjadi satu kesatuan dengan drive pinon gear. Bagian ini memiliki peran sebagai penyalur putaran dari poros propeller. Sementara itu, drive pinion gear merupakan roda gigi yang mirip dengan buah ‘nanas’. Bagian ini memiliki fungsi sebagai roda gigi pemutar (drive gear) dari poros propeller ke rangkaian gardan. Bentuk yang serupa dengan ‘nanas’ tersebut disebut hypoid gear. Bentuk ini memang cocok untuk menyalurkan tenaga secara efisien dan lembut.

Differential Carrier

Komponen gardan berikutnya adalah differential carrier. Differential carrier disebut juga differential case. Komponen ini memiliki fungsi sebagai bagan tempat untuk meletakan beberapa komponen gardan lain. Komponen seperti side gear, ring gear, dan bahkan ujung axle shaft terletak di sana.

Spider Gear and Shaft

Contoh spider gear and shaft dan side gear.

Komponen berikutnya adalah spider gear dan shaft. Spider gear sendiri memiliki fungsi sebagai gigi pembeda putaran. Terdapat dua spider gear yang letaknya 90 derajat terhadap side gear. Dalam susunan ini, ketika mobil berbelok, tumpuan mobil akan condong kesisi dalam. Akibatnya roda bagian dalam akan merasakan beban lebih besar. Dalam keadaan ini spider gear akan mengalami putaran yang berbeda. Sementara itu, pada saat mobil bergerak lurus, kedua spider gear akan diam.

Sementara itu, spider gear shaft adalah sebuah poros panjang yang menghubungkan antar kedua spider gear.

Side Gear

Komponen gardan selanjutnya adalah side gear. Side gear memiliki fungsi sebagai penerima putaran yang telah dimanipulasi oleh spider gear untuk diteruskan ke axle shaft. Oleh karena itu, side gear akan bekerja pada saat mobil dalam kondisi berbelok. Side gear akan berhubungan langsung dengan axle shaft sebagai respon dari spider gear.

Axle Shaft Bearing

Selanjutnya ada bearing axle shaft. Bearing digunakan sebagai bantalan komponen gardan yang berputar yakni terhadap casing atau axle shaft housing. Terdapat dua buah bearing axle shaft yakni pada side gear kiri dan side gear kanan.

Bearing Cap

Bearing cap adalah komponen penahan bearing axle shaft yang terletak di dekat side gear. Meski yang ditahan hanya bearing, tetapi kenyataanya komponen ini menahan keseluruhan rangkaian gardan dari axle shaft housing.

Adjuster Screw

Komponen gardan terakhir adalah adjuster screw. Bagian ini bertindak sebagai penyetel celah final gear. Celah final gear dapat diartikan sebagai gerakan pinion gear yang berputar sebelum final gear bergerak. Besar kecil celah tersebut akan mempengaruhi kinerja gardan secara keseluruhan. Sehingga dalam suatu waktu, penyetelan celah final gear harus dilakukan dengan memutar adjuster nut.

(1) Comment

  1. Pingback: Penjelasan Open and Locked Differential-Teknisimobil.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *