• TM Garage Jalan Cangkringan, Selorejo, Wukirsari, Kec. Cangkringan, Kabupaten Sleman, DIY
6 Komponen Rem Mobil dan Prinsip Kerjanya

6 Komponen Rem Mobil dan Prinsip Kerjanya

July 31, 2019 | Chasis / Dasar Otomotif / SMK Otomotif |

Teknisimobil.com – Tentu saja Anda tahu rem mobil. Tetapi apakah Anda tahu sejatinya rem mobil itu? Rem mobil akan menentukan tingkat keselamatan pertama Anda saat berkendara. Rem Anda tidak bekerja maka kecelakaan adalah jaminannya. Rem yang merupakan salah satu bagian dari chasis mobil memiliki beberapa komponen penting. Komponen rem mobil tersebut akan saling bekerja sehingga fungsi rem terpenuhi. Berikut adalah komponen rem mobil dan prinsip kerja rem.

Baik pada mobil pembakaran dalam, mobil hybrid, maupun mobil listrik, rem adalah hal yang wajib ada. Oleh karena itu, sebelum kita mengenal komponen rem mobil, terlebih dahulu kita akan melihat apa saja fungsi rem mobil. Fungsi rem mobil adalah untuk mengurangi laju dan atau menghentikan kendaraan dan memungkinkan kendaraan berada pada jalan dengan sudut kemiringan tinggi. Dengan fungsi-fungsi tersebut maka jaminan keamanan dan kesalaman pengendara dan penumpang akan terpenuhi.

Komponen Rem Mobil

Komponen rem mobil yang kami sampaikan di sini adalah komponen rem mobil secara umum. Secara umum komponen rem mobil ditunjukkan pada gambar di atas. Berikut adalah uraiannya.

Disc Brake – Komponen yang pertama adalah disc brake. Disc brake atau rem cakram adalah rem yang menggunakan cakram sebagai media pengereman. Cara kerja rem cakram sangat sederhana. Cakram pada disc brake akan berputar bersamaan dengan roda, pada saat pedal rem ditekan, disc pad akan menjepit cakram dari arah dalam dan luar cakram. Cengkraman disc pad inilah yang mengakibatkan putaran roda melalui putaran cakram berkurang. Jika ditekan secara terus menerus maka cengkraman disc pad akan bertambah dan mobil dapat berhenti.

Drum Brake – Komponen rem mobil kedua adalah drum brake. Drum brake atau rem tromol adalah jenis rem yang menggunakan tromol sebagai media pengereman. Cara rem tromol juga cukup sederhana. Apabila pada rem cakram menggunakan disc pad, pada rem tromol menggunakan brake shoes (sepatu rem). Pada saat kendaraan berjalan tromol (drum) akan ikut berputar bersama roda. Kemudian, pada saat driver menginjak pedal rem, brake shoe akan mengembang (menekan) ke arah luar tromol. Tekanan yang diberikan brake shoes ke tromol ini akan memperlambat laju kendaraan dan juka diteruskan maka kendaraan akan berhenti.

Master Rem – Komponen berikutnya adalah master rem. Master rem berfungsi untuk meneruskan tekanan yang diberikan pada pedal rem. Tekanan ini kemudian akan diteruskan ke rem tromol maupun rem cakram melalui minyak rem.

Proportioning valve – Komponen keempat adalah proportioning valve. Proportioning valve adalah katup penyeimbang. Yakni sebuah katup yang berfungsi untuk penyeimbang tekanan antara rem depan dan rem belakang.

Brake boster – Brake boster adalah komponen rem kelima. Brake boster atau boster rem adalah komponen yang berfungsi untuk membantu memperingan tekanan pedal rem.

Brake pedal – Komponen rem keenam adalah brake pedal. Brake pedal atau pedal rem adalah komponen rem yang berhubungan langsung dengan driver mobil. Pada saat melakukan pengereman, brake pedal lah yang akan bekerja pertama kali dari seluruh komponen sistem rem.

Parking brake lever – Komponen terakhir adalah parking brake lever. Parking brake lever atau tuas rem parkir adalah tuas yang berfungsi untuk mengaktifkan rem parkir dengan cara menariknya. Tetapi tidak harus tuas, seperti pada Honda HR-V, tuas diganti dengan ‘tombol’ dengan nama BrakeHold.

Prinsip Kerja Rem

Sistem rem mobil pada dasarnya mengubah energi kinetik menjadi energi panas akibat gesekan antara cakram dan brake pads atau tromol dan brake shoes. Ini terjadi pada saat dilakukan pengereman tentunya.

(Credit: Pinterest)

Panas yang timbul harus mendapatkan pendinginan yang cukup. Tetapi pada hampir setiap mobil pendinginan dilakukan oleh udara bebas yang ada di sekitar roda. Jika panas berlebih maka yang akan terjadi adalah pengerasan pada brake shoes atau brake pads. Pengerasan ini mengakibatkan daya cengkram terhadap disc brake atau tromol berkurang. Dan mengakibatkan rem tidak berfungsi dengan baik.

Sistem rem harus dirawat dengan baik. Salah satu caranya adalah mengganti brake shoe atau mengganti brake pads secara rutin. Dengan penggantian secara rutin, kinerja rem mobil akan optimal dan dapat menjamin keselamatan pengendara dan penumpang. Oleh sebab itu selalu lakukan servis berkala di bengkel terpercaya Anda atau lakukan sendiri jika Anda seorang hobier mobil.

Related Post

Velg dan Ban Mobil, Penjelasan Lengkap!
Terbit : 7 August 2021

Velg dan Ban Mobil, Penjelasan Lengkap!

Teknisimobil.com – Roda merupakan bagian penting dari sebuah kendaraan apa pun, termasuk mobil. Roda menjadi tumpuan utama ‘berdiri’ nya sebuah kendaraan. Tanpa roda kendaraan tidak...
Cara Kerja Turbo Toyota Raize, Bagaimana?
Terbit : 12 May 2021

Cara Kerja Turbo Toyota Raize, Bagaimana?

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada...