5 Perbedaan Halogen dan Biasa pada Lampu Kepala

Advertisements

Teknisimobil.com – Sistem kelistrikan otomotif roda empat salah satunya adalah rangkaian kelistrikan lampu kepala. Bola lampu kepala yang digunakan dalam rangkaian ini banyak sekali. Untuk mobil-mobil modern dan produk-produk aftermarket biasanya menggunakan bola lampu halogen, HID, atau LED. Tetapi meski demikian, beberapa mobil yang berada di jalan yang tipe dan keluaran lama mempertahankan menggunakan bola lampu biasa. Menarik tentu saja untuk melihat sebenarnya mengapa lampu biasa saat ini mulai tergantikan oleh bola lampu yang lain. Pada artikel kali ini, kita akan melihat perbedaan halogen dan biasa pada rangkaian lampu kepala.

Sumber: Tested

Untuk jenis lampu kepala dengan bola lampu yang dapat dilepas atau sering disebut sebagai semi sealed beam, seringkali dipakai bola lampu biasa dan halogen. Semi seale beam berarti bola lampu tidak menjadi satu dengan reflektor dan kaca pembias. Perhatikan gambar berikut.

Pada gambar di atas tampak bahwa dari segi fisik ada perbedaan yang sangat mencolok. Bola lampu biasa – ditunjukkan pada gambar sebelah kiri – memiliki bentuk bulat dengan shield di dalamnya. Sementara itu fisik bola lampu halogen lebih kecil dan menyerupai tabung dengan shield yang sama-sama di dalamnya.

Perbedaan Halogen dan Biasa pada Lampu Kepala

Perbedaan halogen dan bola lampu biasa yang digunakan pada lampu kepala tidak hanya pada berbedaan fisis saja tetapi ada yang lain. Berikut adalah perbedaan halogen dan bola lampu biasa.

Advertisements

Cahaya yang Dihasilkan – Hal yang sangat mencolok dari perbedaan ini selain perbedaan fisis adalah cahaya yang dihasilkan dari kedua buah bola lampu ini. Bola lampu halogen akan menghasilkan luminitas atau tingkat kecerahan yang jauh lebih baik dibandingkan dengan bola lampu biasa. Ini bukan masalah daya bola lampu. Dengan kata lain, dengan daya yang sama, kedua bola lampu ini akan menghasilkan cahaya yang sangat berbeda dan halogen akan memenangkan tingkat cahaya yang lebih baik.

Sumber Cahaya -Pada bola lampu biasa, sumber cahaya dihasilkan dari arus listrik yang mengalir melalui filament. Dengan aliran listrik ini, filament menjadi panas dan menimbulkan cahaya. Pada saat yang bersamaan, tungsten yang berada di dalam bola lampu akan menguap dan menempel ke dinding-dinding kaca bagian dalam. Ini akan mengakibatkan bola lampu lama-kelamaan akan menghitam dengan semakin seringnya bola lampu dihidupkan.

Berbeda dengan bola lampu halogen, meski prinsip dalam penghasilan cahaya hampir sama dengan bola lampu biasa. Perbedaannya adalah di dalam bola lampu halogen terdapat kandungan gas mulia dan gas dengan unsur halogen. Gas ini akan mampu mengikat uap tungsten pada saat filament panas. Oleh karena itu, dinding kaca bola lampu halogen akan tertap terjaga – tidak hitam seperti yang terjadi pada bola lampu biasa.

Usia Pemakaian – Jika membeli sesuatu, selain harganya murah biasanya kita akan bertanya tentang usia pemakaian. Bola lampu halogen memiliki rentang usia yang lebih lama jika dibandingkan dengan bola lampu biasa. Tentu saja dengan perawatan yang harus benar seperti dibahas pada poin berikutnya. Sementara itu, bola lampu biasa akan sangat mudah sekali mengalami kenaikan temperatur dan mengakibatkan bola lampu menjadi panas. Tingginya temperatur bola lampu biasa akan mengakibatkan bola cepat putus dan harus diganti. Dan ini sangat berbeda dengan bola lampu halogen.

Cara Perawatan – Bola lampu halogen memiliki sensitifitas yang sangat tinggi, sedangkan bola lampu biasa tidak memiliki hal tersebut. Dengan demikian perbedaan perawatan untuk bola lampu halogen menjadi lebih rumit. Pada saat mengganti bola lampu halogen, baik itu saat melepas ataupun memasangnya, kita benar-benar diharapkan tidak menyentuh bagian kaca yang melindungi shield bola lampu. Mengapa demikian? Bola lampu halogen memiliki kaca yang sangat sensitif. Kaca pada lampu halogen akan berkurang intensitas cayahanya apabila terkenal cairan baik itu minyak maupun air. Sehingga pada saat melapas atau memasang bola lampu dan tangan kita mengenai kacanya, sangat mungkin kaca akan terkena minyak atau cairan lain seperti keringat. Di samping intensitas yang akan berkurang, cairan yang mengenai kaca bola lampu halogen akan menjadi mudah putus. Perhatikan gambar berikut ini.

Pada gambar di atas adalah dua perlakuan yang berbeda pada sebuah bola lampu halogen. Sebelah kiri adalah cara yang benar memegang bola lampu halogen sehingga tidak terkenal kaca seperti yang ditunjukkan pada gambar sebelah kanan.

Harga – Dari semua perbedaan tersebut di atas yang paling dinanti-nanti oleh para pemilik mobil tentu saja masalah harga. Perbedaan sangat mencolok di antara keduanya. Harga bola lampu biasa terhitung sangat murah sekali. Sementara itu bola lampu halogen jauh lebih mahal di atasnya. Tetapi, Anda tidak akan menyesal dengan harga tersebut dengan semua kelebihan yang dimiliki oleh bola lampu ini.

Itu tadi beberapa perbedaan antara bola lampu biasa dan bola lampu halogen. Apakah masih ada perbedaan lainnya? Silahkan tulis dalam kolom komentar berikut ini. Terimakasih…..!!!!

0

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *