5 Mobil Keluarga Teririt, Kelas Low MPV

Ada 5 rekomendasi mobil keluarga atau MPV teririt yang banyak digemari masyarakat di Indonesia. Mobil keluarga atau MPV harganya terjangkau, perawatannya murah, dan bisa mengangkut banyak penumpang. Hal tersebut yang membuat mobil MPV Indonesia selalu digemari oleh keluarga. Selain itu, kendaraan MPV juga diuntungkan dengan ketersediaan suku cadang yang banyak dan murah.

Baca juga: Alasan Mesin Mobilio Irit dan Efisien, Apa Itu?

5 Mobil Keluarga Teririt, Kelas Low MPV

Ada banyak mobil MPV irit yang dapat menjadi pilihan anda berkendara. Berikut 5 rekomendasi mobil keluarga teririt yang dapat menekan konsumsi bahan bakar sehingga ramah lingkungan.

1. Suzuki Ertiga

Mobil keluaga teririt yang pertama kali direkomendasikan yaitu Suzuki Ertiga. Namun seiring berjalannya waktu, Suzuki Ertiga saat ini beredar di pasaran sebagai mobil keluarga dengan mesin bensin 4 silinder berkode K15B 1.5L.

Sebagai mobil keluarga serbaguna, Suzuki Ertiga memiliki dimensi yang hampir sama dibandingkan kompetitor seperti Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia. Dimensi atau ukuran Ertiga biasanya: Panjang 4.395mm, Lebar 1.735mm, Tinggi 1.690mm. Terkenal akan kenyamanannya, mobil ini memiliki jarak sumbu roda atau wheelbase 2.740mm dan radius putar 5.2m.

Kapasitas bagasi mobil ini adalah 153L , 550L dan maksimal 803L. Mulai tahun 2020 mendatang, Suzuki akan menghadirkan Ertiga generasi kedua. Ini telah memiliki beberapa pembaruan kosmetik dan terlihat lebih modern dan elegan. Gril depan memadukan pola bergerigi dengan dekorasi krom untuk menciptakan kesan mewah.

Efisiensi bahan bakar sekitar 30km/L dengan teknik eco-driving. Salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan saat membeli LMPV adalah efisiensi bahan bakar. Suzuki Ertiga membanggakan konsumsi bahan bakar 12,3 km/l pada kecepatan rata-rata 20 km/jam di lalu lintas perkotaan dan 17 km/l dalam penggunaan konstan pada 100 km/jam di jalan tol.

Namun potensi Suzuki Ertiga tidak hanya sampai di situ, dengan menggunakan teknologi eco-driving Suzuki Ertiga dengan gearbox manual mampu mencatatkan 25,34 km/l, sedangkan varian matik lebih gila lagi, hingga 29,34 km/l.

2. Daihatsu Xenia

Platform Daihatsu New Global Architecture (DNGA) yang membuat segala sesuatu menjadi baru dan canggih. Daya tarik Daihatsu Xenia adalah lampu LED berpenampilan modern dan velg aluminium poles sporty yang memberikan tampilan lebih futuristik. Selain itu, All New Xenia memiliki kabin dan bagasi yang luas, dengan tiga baris kursi fleksibel yang dapat diatur. Panel instrumennya sendiri didesain untuk meningkatkan visibilitas saat berkendara.

Desain dashboard Daihatsu Xenia berlapis-lapis dan mengingatkan pada bentuk Toyota Sienta. Desain miring dari bagian atas panel instrumen memberikan rasa aman dan bidang pandang yang luas. Kabin juga lebih ketat dan pintu terasa lebih berat. Saya pikir Daihatsu telah membantu meningkatkan aspek peredaman kabin di pintu, termasuk kualitas karet di pintu.

Mobil Xenia memiliki kap yang agak besar, tetapi ketika Anda berada di belakang kemudi, rasanya seperti Anda mengendarai mobil GranMax atau bonnet pesek. Berbicara soal dapur pacu, All New Xenia tersedia dengan dua pilihan mesin yang sama dengan generasi sebelumnya: 1.3L dan 1.5L. Mesin 2NR-VE 1.496cc, 4-silinder, DOHC, dual VVT-i, 16-katup in-line mampu menghasilkan tenaga hingga 106 tenaga kuda pada 6.000 rpm dan torsi puncak 137 Nm pada 4.200 rpm.

Adapun hal lain yang patut diapresiasi dari sistem Daihatsu Xenia adalah sensasi berkendara yang lincah. Hal tersebut menyebabkan mengemudi di sekitar kota lebih menyenangkan. Terutama karena sudut rotasinya kecil dan pengoperasiannya mudah. Platform ini mengatasi masalah sudut kemudi yang besar dan tikungan yang sulit yang biasa terjadi pada kendaraan berpenggerak roda depan.

Hal ini memungkinkan Xenia untuk bermanuver dengan tepat bahkan di jalanan sempit. PT Astra Daihatsu Motor juga mengubah sistem transmisi Daihatsu Xenia generasi ke-3 dengan CVT. Ciri khas CVT ini adalah sangat mulus saat berakselerasi, karena tidak ada jeda seperti Matic tradisional.

Untuk performa CVT Daihatsu Xenia terbilang cukup responsif, namun tidak terlalu lamban. Artinya masih ada gap antara akselerasi dan akselerasi mobil saat kickdown. Nah, ceritanya berbeda, tetapi CVT ini menunjukkan kinerja yang terus mendapatkan momentum.

3. Toyota Avanza

Toyota Avanza merupakan salah satu mobil yang hemat bahan bakar pada kelas segmen mobil keluarga. Setahun kemudian, Toyota menghadirkan Avanza dengan transmisi otomatis empat kecepatan. Avanza pertama kali diperkenalkan pada 15 Januari 2004 dengan dibekali mesin 1NR-VE 1.3 liter dan mesin 2NR-FE dual VVT-i dengan teknologi dual VVT-i.

Untuk tahun 2006, Toyota Avanza mendapat pilihan sistem pengereman anti-lock (ABS) dan mesin 1,5 liter yang sudah menggunakan teknologi VVT-i. Tahun 2011 muncul generasi kedua dengan dimensi lebih panjang. Perubahan ini membuat bagasi lebih lebar. Meningkatnya persaingan di segmen MPV membuat Toyota melakukan perubahan baru di tahun 2019.

Toyota menawarkan All New Avanza dengan dua mesin 1,3 l dan 1,5 l. Mesin 1,3 liter tersedia khusus pada varian terendah (E) dengan kode 1NR-VE 4 silinder segaris DOHC dual VVT-i dengan kode 1NR-VE, 16 katup dan perpindahan 1.329 cc. Tenaga hingga 97,9 hp pada 6.000 rpm dan torsi 121 Nm pada 4.200 rpm.

4. Wuling Conferro

Wuling Confero merupakan mobil yang juga irit bahan bakar. Masuk dalam kategori MPV Segmen B dan cukup kecil, namun kapasitas kabinnya cukup untuk mengangkut hingga 8 orang dengan baik. Tipe Confero hanya memiliki satu pilihan mesin yaitu L2B 1,5 liter 4 silinder.

Confero mewarisi desain bodi yang cenderung jauh lebih besar dari pendahulunya, Toyota Innova. Tidak jauh berbeda, spionnya memiliki mekanisme lipat elektrik. Bagian depan Wuling Confero terlihat sama, lebih konvensional, namun sedikit lebih elegan. Namun, moncong/kapnya terlalu rendah, sehingga tidak terlalu berbahaya. Pada bagian samping, ada dua titik di mana Wuling Confero relatif tidak terlalu mencolok. Poin kedua adalah penggunaan ban R15 195/60 pada velg 15 inci yang membuat bodi yang cenderung besar terasa kecil.

Wuling Confero memiliki mesin 4 silinder segaris, DOHC, D-VVT (Variable Valve Timing). Spesifikasi mesin Wuling Confero S memungkinkannya menghasilkan tenaga maksimal 107 hp pada 5.800 rpm dan torsi maksimal 142 Nm antara 3.800 – 4.400 rpm. Performanya cukup bagus di atas kertas, tetapi hasil test-drive mengatakan traksi tidak optimal. Output MPV yang besar ini terkesan terbatas atau tidak wajar untuk mobil 1,5 liter.

Sebagai pendatang baru di segmen mobil keluarga atau MPV, Wuling Confero tentu saja ideal untuk penggunaan sehari-hari berkat konsumsi bahan bakarnya yang andal. Konsumsi bahan bakar gabungan Wuling Confero 2019 adalah 15,15km/L.. Perkiraan konsumsi bahan bakar untuk Wuling Confero dapat bervariasi tergantung pada jenis kendaraan dan kondisi jalan.

5. Mitsubishi Xpander

Mobil keluarga yang juga termasuk irit yaitu Mitsubishi Xpander. Harga Mitsubishi Xpander 2020 mulai Rp 217 jutaan untuk entry level Mitsubishi Xpander GLX M/T. Harga resmi Mitsubishi Xpander Utimate A/T naik menjadi Rp 275 juta.

Mitsubishi Xpander menghadapi persaingan ketat di pasar small MPV Indonesia. Mobil Mitsubishi Xpander termasuk dalam kategori MPV di Segmen C, dengan kabin yang luas dan peralatan yang cukup lengkap. Mitsubishi Expander menggunakan mesin 1.499cc in-line empat kode 4A91 dengan teknologi variable valve timing MIVEC (Mitsubishi Innovation Valve Timing and Lift Electronic Control). Hal ini memungkinkan Anda untuk mengoptimalkan kinerja dan penghematan bahan bakar secara bersamaan.

Untuk perekaman, perangkat ini memiliki dua pilihan transmisi. Transmisinya adalah otomatis 4-percepatan dan manual 5-percepatan. Konsumsi bahan bakar Mitsubishi Expander juga irit, dan di jalan kota dengan kecepatan rata-rata 22 km/jam, MID menghasilkan 12 km/l. Konsumsi bahan bakar bahkan bisa mencapai 19,8km/l pada kecepatan kota konstan 80km/jam. Angka yang sangat mengesankan untuk LMPV.

Kesimpulan

Persaingan mobil MPV dengan desain yang sangat futuristik sangat ketat. Desin mobil dengan kemewahan interior dan powertrain yang cukup mumpuni untuk mobil bisa menjadi pilihan Anda. Bukan itu saja, mobil MPV yang irit menjadi incaran para pengguna kendaraan mobil. Dengan menekan penggunaan konsumsi bahan bakar, harapannya penggunaan mobil bisa lebih ramah lingkungan.

Baca juga: 7 Mobil Keluarga MPV Kurang Dari 200 Juta