5 Langkah Mengatasi Klakson Mati pada Mobil

Teknisimobil.com – Mobil tergolong baru – lima tahun ke bawah – biasanya dijaga agar tetap original. Tetapi, setelah lima tahun berlalu biasanya banyak orang memodifikasi atau hanya sekedar menambah sesuatu yang dirasa kurang tepat. Salah satu yang paling sering dilakukan oleh orang adalah mengganti klakson standar dengan merek klakson yang umum dipakai dipasaran. Mereka mencoba menyesuaikan kondisi dan penggunaan klakson tersebut dan terlebih pada fashion yang mereka inginkan. Tetapi tambahan klakson ini terkadang justru menjadi masalah. Salah satunya pemasangan yang kurang rapi akan menjadikan klakson dan rangkaian kelistrikan klakson mudah rusak. Meski demikian, tidak perlu khawatir karena kali ini kita akan menjelaskan langkah mengatasi klakson mati pada mobil. Berikut uraiannya.

Langkah Mengatasi Klakson Mati

Dalam mengatasi klakson mati, terdapat beberapa langkah utama yang harus ditempuh. Tetapi sebelumnya juga harus dipastikan bahwa matinya klakson bukan karena baterai mobil habis daya atau bahkan rusak ya! Berikut adalah langkah mengatasi klakson mati pada sebuah mobil.

Cek Sekring Tambahan

Langkah pertama adalah memeriksa sekring tambahan. Sekring ini biasanya terletak tersendiri di dekat baterai dan salah satu kabel yang mengarah padanya terhubung dengan terminal positif (+) langsung.

Untuk memeriksa sekring atau fuse tambahan untuk klakson biasanya terletak tersendiri di dekat baterai dan salah satu ujungnya terhubung dengan terminal positif (+) baterai.

Jika Anda temui sekring ini mati silahkan ganti dan coba untuk menghidupkan klakson kembali. Klakson hidup maka pekerjaan selesai tetapi jika tidak lanjutkan pada langkah berikut ini.

Cek Soket-soket Klakson

Langkah pertama sudah saatnya ke langkah kedua yakni memeriksa soket-soket klakson. Pada masing-masing klakson terdua soket yakni soket (+) dan soket (-). Soket positif terhubung dengan relay tambahan terminal 87 dan soket negatif terhubung ke body (massa) mobil.

Terdapat dua soket terminal. Silahkan pastikan keduanya kencang dan terhubung dengan baik.

Yang paling sering terjadi adalah soket terminal (-) klakson yang kendor atau terlepas. Jika Anda temui gejala semacam itu silahkan lakukan perbaikan terhadap soket dan terminal tersebut. Lalu ujicoba kembali klakson. Apabila klakson hidup maka pekerjaan Anda selesai sampai di sini tetapi jika masih mati silahkan lanjutkan ke langkah berikutnya.

Cek Klakson

Pemeriksaan selanjutnya jika langkah kedua tidak berhasil adalah memeriksa apakah klakson masih bagus (bekerja) atau tidak. Caranya sangat sederhana. Lepaskan kedua klakson dari dudukannya pada mobil dan uji satu per satu.

Hubungkan terminal (+) baterai ke terminal (+) klakson dan terminal (-) baterai ke terminal (-) klakson.

Cara mengujinya sederhana sekali. Setelah dilepaskan dari dudukannya pada mobil, ambil dua buah kabel berukuran panjang sedang untuk dihubungkan ke masing-masing terminal klakson. Bawalah ke dekat baterai mobil dan hubungkan terminal (-) klakson ke terminal (-) baterai dan terminal (+) klakson ke terminal (+) baterai. Jika kedua telah terhubung dan klakson berbunyi berarti klakson dalam kondisi bekerja dengan baik.

Catatan: Silahkan uji satu per satu (meskipun dapat langsung dua) untuk memastikan bahwa semua klakson bekerja dengan baik. Jangan lupa berhati-hati pada langkah ini karena bisa terjadi hubungan pendek jika kedua kabel (+) dan (-) bersentuhan secara langsung.

Cek Relay-relay

Setiap mobil baru sudah dilengkapi dengan sebuah relay untuk klakson mobil tersebut. Relay ini kami sebut dengan relay utama. Relay ini biasanya terdapat di fusebox (kotak sekring). Sementara itu, relay tambahan biasanya dipasang untuk klakson tambahan dan kami sebut relay tambahan.

Pertama relay utama – Relay utama terletak di fusebox di setiap mobil. Relay ini di bagian atasnya terdapat keterangan. Keterangan ini yang untuk beberapa mobil dapat dicari kesamaannya dengan relay untuk komponen lain. Untuk itu, jika pada kotak sekring di mobil tersebut terdapat relay yang sama dapat Anda gunakan terlebih dahulu untuk memastikan bahwa relay utama klakson mati atau tidak. Tentu saja ketika sudah mengganti relay tersebut Anda perlu menekan tombol klakson untuk memastikannya. Jika Anda masih ragu bagaimana relay bekerja, silahkan baca Cara kerja relay pada rangkaian kelistrikan mobil.

Jika dengan memeriksa kerja relay utama ini klakson aktif kembali, maka pekerjaan berhenti sampai di sini. Tetapi jika tidak, lanjutkan ke pemeriksaan relay tambahan.

Kedua relay tambahan – Relay tambahan biasanya merupakan relay yang dapat diperoleh di pasaran aftermarket. Relay ini memang memiliki konstruksi yang tidak se’solid’ relay asli bawaan mobil. Oleh karena itu, platina pada relay mudah sekali terbakar (gosong). Periksa relay yang digunakan untuk rangkaian klakson tersebut. Jika Anda ragu silahkan ganti relay tambahan tersebut dengan yang baru. Dan pastikan apakah klakson dapat bekerja kembali atau belum. Jika belum, maka langkah terakhir perlu Anda tempuh.

Cek Tombol Klakson

Langkah terakhir adalah memeriksa tombol klakson. Untuk tombol klakson standar biasanya ada pada kemudi atau stir mobil. Pada mobil-mobil yang sudah berumur, sangat mungkin kotaran (debu dan sejenisnya) menutupi terminal tombol klakson. Untuk itu perlu dibersihkan.

Untuk membersihkannya tentu saja harus membuka bagian tutup luar pada setir. Caranya sangat bervariatif dan bergantung pada jenis mobilnya. Beberapa mobil cukup mudah karena hanya menggunakan lock plastik, tetapi ada juga yang menggunakan baut pengikat. Silahkan perhatikan terlebih dahulu penguncian penutup tombol klakson tersebut sebelum membukanya. Bersihkan dan coba untuk mengetes kembali klakson mobil Anda.

Untuk beberapa kasus mobil terbaru, sebaiknya hati-hati jangan sampai mengganggu sistem airbag mobil. Atau jika khawatir silahkan menghubungi bengkel yang Anda percaya untuk mengerjakannya.

Jika Anda masih bingung dalam mengerjakannya, silahkan tuliskan komentar di bawah artikel ini pada kolom komentar. Kami akan senang hati untuk membantu masalah Anda. Terima kasih.

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *