5 Akibat Tie Rod Mobil Rusak, Apa Saja?

Teknisimobil.com – Masalah yang terjadi pada chasis mobil memanglah bukan masalah yang sekrusial mesin atau sensor-sensor mobil. Kerusakan pada mesin misalnya, benar-benar akan menjadi masalah manakala terjadi overheating mesin. Atau pada masalah sensor yang mengakibatkan mesin tidak dapat distarter. Salah satu contoh masalah chasis mobil terjadi pada tie rod. Tie rod yang merupakan bagian dari sistem kemudi bukanlah suatu yang fatal jika dibandingkan dengan kedua masalah yang tersebut di atas. Asalkan tidak lepas sistem keseluruhan chasis, mobil masih dapat bergerak kemana Anda akan membawanya. Tetapi akibat tie rod mobil rusak akan menjadi, lama-kelamaan, akibat yang tidak nyaman saat berkendara. Tetapi apa saja akibatnya? Mari kita pahami satu persatu.

Daftar Akibat Tie Rod Mobil Rusak

Fungsi tie rod jelas membantu sistem kemudi untuk bekerja dengan normal. Selain itu, tie rod juga sangat penting untuk pengaturan FWA terutama pada masalah pengaturan toe.

Sebegitu pentingnya tie rod untuk sistem kemudi jelas akan menimbulkan masalah jika mengalami kerusakan. Beberapa hal pokok ketika tie rod mengalami masalah adalah sebagai berikut.

Roda Terasa Kocak – Tie rod terhubung langsung dengan steering knuckle yang merupakan bagian utama dari poros roda depan. Apabila bagian tie rod terutama tie rod end mengalami kerusakan maka akan berdampak pada roda. Roda akan terada kocak jika digerakkan ke depan dan belakang.

Kemudi Bergetar – Kerusakan tie rod juga berakibat pada bergetarnya roda kemudi. Tentu saja bukan saat kendaraan berhenti, tetapi saat mobil berjalan. Pada saat mobil berjalan, roda kemudi akan terada bergetar naik turun dan juga kanan kiri. Ini menandakan tie rod mengalami kerusakan. Tetapi, jika pada bagian pertama dapat dianalisis untuk roda mana yang bergetar dan dapat ditentukan langsung tie rod yang rusak, kalau kemudi bergetar harus dilakukan pengecekan keseluruhan tie rod.

Kemudi Tidak Bisa Dilepas – Salah satu tanda tie rod sehat adalah ketika mobil bergerak lurus dan roda kemudi dilepas, maka kendaraan tetap berjalan lurus. Dalam arti tidak berbelok ke kiri atau ke kakan (tertarik). Tetapi jika tertarik ke salah satu arah, apalagi kemudi tidak terlepas dan masih terada tertarik, maka dapat dipastikan tie rod mobil Anda bermasalah.

Ada Bunyi saat Mobil Berbelok – Saat mobil berbelok, seharusnya tidak ada bunyi tambahan selain bunyi normal mesin. Jika terdapat bunyi lain selain mesin, maka kemungkinan besar ada pada kerusakan tie rod. Meskipun, kepak atau lower atau upper arm juga dapat mengakibatkan bunyi yang serupa.

Ban Aus tidak Rata dan Bergelombang – Akibat tie rod rusak yang terakhir ada pada masalah ketika ban aus. Ban baik tie rod baik atau tidak tetap akan aus. Tetapi, ketika tie rod rusak ban aus akan tampak tidak rata dan bergelombang.

Jika hal ini terjadi, maka Anda perlu tahu cara memeriksa tie rod sebelum menentukan untuk melakukan penggantian. Setidaknya Anda mengetahui dengan pastik tie rod mana yang rusak meskipun harus dibawa ke bengkel dalam penggantian tie rod tersebut.

(2) Comments

  1. Pingback: 3 Cara Memeriksa Tie Rod Mobil, Bagaimana?-Teknisimobil.com

  2. Pingback: 4 Dampak Kelebihan Muatan pada Mobil-Teknisimobil.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *