4 Komponen Utama Sistem Kemudi Mobil

Teknisimobil.com – Sistem kemudi mobil adalah bagian dari chasis sebuah mobil. Mobil jenis apapun baik itu mobil dengan mesin pembakaran dalam atau mobil listrik, sistem kemudi tetaplah ada. Hanya saja, sistem kemudi pada kendaraan-kendaraan modern telah dilengkapi dengan teknologi yang menjamin keselamatan pengendara. Di antara teknologi keselamatan yang disematkan pada sistem kemudi yang utama adalah sensor sudut kemudi dan sensor kecepatan roda. Tetapi, keduanya bukanlah komponen utama. Oleh karena itu, kali ini kita akan membahas komponen utama sistem kemudi mobil. Yuks, kita mulai!!!

Komponen Utama Sistem Kemudi Mobil

Terdapat 4 komponen utama sistem kemudi mobil. Bukan hanya untuk mobil kecil, tetapi komponen-komponen tersebut juga berlaku untuk mobil-mobil besar bahkan hingga bus. Berikut adalah uraiannya.

Steering main shaft

Komponen pertama adalah steering main shaft. Steering main shaft ditunjukkan pada gambar berikut. Steering main shaft ini terdapat di dalam steering column.

Steering main shaft atau poros utama kemudi memiliki fungsi meneruskan putaran dari roda kemudi ke steering gear. Steering main shaft berhubungan langsung dengan steering wheel pada bagian atasnya dan pada bagian ujung bawah berhubungan langsung dengan steering gear.

Steering gear

Komponen utama sistem kemudi mobil kedua adalah steering gear. Steering gear yang paling banyak dipakai adalah yang ditunjukkan pada gambar berikut ini.

Steering gear memiliki beberapa fungsi utama:

  • Mengarahkan roda depan sesuai dengan arah putaran yang dikehendaki oleh pengemudi.
  • Mereduksi kecepatan putaran untuk meningkatkan momen gaya sehingga tenaga yang dibutuhkan oleh pengemudi menjadi lebih kecil.

Pada fungsi yang kedua yakni memperbesar momen gaya, pada steering gear dipasang gigi-gigi dengan perbandingan rasio cukup besar. Semakin besar perbandingan rasionya maka semakin besar pula momen gaya yang dihasilkan.

Terdapat dua jenis steering gear berdasarkan sistem gigi-gigi yang menghasilkan perbandingan rasio tersebut. Pertama adalah rack and pinion dan kedua adalah recirculating ball. Kedua jenis ini dipakai hampir pada setiap mobil. Tetapi, untuk kendaraan berat seperti truk dan yang lebih besar, cenderung menggunakan tipe kedua. Sementara itu, mobil-mobil angkutan ringan terutama mobil-mobil pribadi banyak menggunakan tipe pertama.

Steering linkage

Komponen utama sistem kemudi mobil berikutnya adalah steering linkage. Stering linkage memiliki fungsi meneruskan tenaga dari steering gear ke kedua roda depan kanan dan kiri. Steering linkage dalam kondisi normal dapat meneruskan tenaga yang disalurkan melalui steering gear dengan baik. Bahkan dalam kondisi jalan yang sulit sekalipun, steering linkage yang baik akan mampu bekerja dengan baik pula.

Gambar menunjukkan komponen-komponen dari steering linkage. Bagian yang paling rentan terhadap kerusakan adalah Tie rod end. Dan kerusakan yang sama hampir terjadi pada setiap mobil.

Roda Kemudi

Steering wheel atau roda kemudi adalah komponen utama terakhir. Dari sinilah semua kontrol gerak utama roda berasal. Sehingga roda kemudi dapat dikatakan memiliki fungsi memutarkan atau membelokkan roda depan dengan cara memutar roda kemudinya.

Steering wheel memiliki tiga jenis berdasarkan ukurannya. Yakni roda kemudi berbentuk lingkaran dengan diameter besar, diameter kecil dan yang terakhir berbentuk ellip. Berikut adalah gambar sederhannya.

Masing-masing bentuk memiliki keuntungan. Misalnya yang pertama, diameter besar dapat memberikan momen putar yang besar. Ini memberikan keuntungan pada pengemudi sehingga hanya dengan sedikit tenaga maka roda sudah dapat berputar seperti yang diinginkan. Jenis ini biasanya memakan tempat dan itu adalah kelemahannya.

Bentuk kedua memiliki keuntungan dan kekurangan berbalikan dengan bentuk pertama. Itu berarti, momen yang dihasilkan kecil sehingga tenaga yang diperlukan untuk memutar roda akan besar. Tetapi, ruang yang diperlukan kecil sehingga tempat tidak terasa penuh di ruang kemudi.

Lalu yang bentuk ketiga apa untungnya? Ternyata ellips memberikan keuntungan lebih dari kedua bentuk sebelumnya. Dengan kata lain, bentuk ini memberikan keuntungan baik dari segi momen gaya maupun dari segi kebutuhan ruang dalam ruang kemudi. Akan tetapi ini sangat jarang dipakai pada mobil-mobil standar pabrikan.

(1) Comment

  1. Pingback: Sistem Kemudi Mobil - Fungsi dan Cara Kerja-Teknisimobil.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *