4 Jenis Baterai Mobil paling Banyak Beredar

Teknisimobil.com – Salam teknisi mobil, apa kabarnya kalian semua? Semoga pada hari yang indah ini kita semua mendapatkan berkat dan anugrah untuk dapat beraktivitas sebagai mana biasanya. Oke, kali ini saya akan membahas tentang 4 jenis baterai mobil paling banyak beredar pada pasar kendaraan Indonesia. Berikut uraian selengkapnya.

Jenis Baterai Mobil

Jika kita mendengar kata baterai, maka hampir semua orang tahu atau setidaknya pernah mendengar bahkan anak-anak. Baterai juga memiliki istilah lain yakni accu. Orang menyebut baterai mobil biasanya juga dengan istilah accu mobil. Apapun itu sebutannya komponen pada mobil satu ini sangatlah penting pada sistem kelistrikan terutama.

Baterai memiliki fungsi untuk menyediakan tenaga listrik awal menghidupkan mesin yakni pada saat motor starter harus memutar poros engkol. Selain itu baterai berfungsi menghidupkan peranti elektronika lain pada mobil seperti klakson, lampu-lampu, dan aksesoris lain saat mesin dalam kondisi mati.

Tetapi tahu kah kalian ada berapa jenis baterai yang terpakai untuk mobil-mobil yang beredar hingga saat ini? Berikut adalah jenis-jenis baterai yang ada hingga saat ini.

1. Baterai Premium

Jenis pertama adalah baterai premium. Baterai premium sering kita kenal dengan nama baterai basah. Baterai jenis ini terjual dalam kondisi masih kosong artinya air accu terpisah dari accu. Baru setelah terbeli pemilik atau toko dapat mengisi baterai dengan air accu dan melakukan pengisian baterai agar terisi maksimal. Waktu pengisian baterai kurang lebih 10 menit saja.

Baterai jenis ini adalah tahan lama saat penyimpanan dilakukan tetapi dengan catatan air accu tidak diisikan. Arus besar juga menjadi keunggulan dari baterai jenis ini. Masalahnya adalah perawatan yang harus rutin, baik itu pengecekan isi air aki atau pun pengecekan terminal-terminal dari karbon. Karena kekurangan air aki dan karbon terminal dapat mengurangi arus baterai ke rangkaian kelistrikan mobil.

2. Baterai Hybrid

Jenis baterai berikutnya adalah baterai hybrid. Jenis ini mirip dengan baterai premium karena sama-sama jenis aki basah. Bedanya terletak pada air accu yang telah terisi di dalam baterai dan siap digunakan saat pembelian tanpa harus melakukan pengisian. Ini menjadikan kelemahan tersendiri bagi baterai hybrid yakni penyimpanan tidak lama.

3. Baterai MF

Jenis baterai ketiga adalah baterai MF atau baterai maintenance free. Makna dari baterai ini adalah bahwa baterai bebas dari perawatan. Pemilik baterai ini tidak perlu mengisi ulang air aki dan tinggal melakukan pengisian baterai (cas) saja. Orang sering menyebut baterai jenis ini dengan sebutan baterai kering. Sebenarnya ini tidak lah seperti yang dibayangkan yakni kering dalam arti tidak ada cairan atau fluida. Pada baterai jenis ini masih tetap menggunakan cairan aki. Tetapi tidak lagi perlu melakukan pengisian ulang. Kelemahan dari baterai jenis ini adalah memiliki arus maksimal 75AH.

4. Baterai MF Kalsium

Jenis terakhir adalah jenis yang sama dengan jenis ketiga yakni baterai MF. Perbedaannya adalah pada penggunaan kalsium sebagai salah satu bahan utamanya. Dengan menggunakan bahan ini, arus yang ada pada baterai jauh lebih besar daripada baterai jenis MF biasa. Tentu saja jenis ini bebas perawatan juga sehingga lebih simple penggunaannya.

Sebagai tambahan, secara pribadi saya lebih suka menggunakan baterai tipe pertama. Meski ribet dalam perawatan tetapi, jenis ini berdasarkan pengalaman saya lebih tahan lama. So, silahkan tentukan pilihan Anda sekarang.