3 Fungsi Utama Transmisi Mobil – Apa Itu?

Teknisimobil.com – Pada mobil pembakaran dalam, wajib ada sistem transfer tenaga. Salah satu bagian transfer tenaga dari mesin untuk mencapai roda adalah transmisi. Tanpa adanya transmisi, sebuah mobil tidak akan dapat berjalan dengan normal. Bahkan untuk karena transmisi bagian yang terintegrasi dengan sistem lainnya, maka tidak mungkin membiarkan kerusakan transmisi terjadi dalam kondisi apapun. Oleh karena itu, penting rasanya untuk mengetahui fungsi utama transmisi mobil sebagai modal pengetahuan kita tentang mobil.

Pada sebuah mobil, transmisi terletak di antara sistem kopling dan propeller shaft. Tetapi untuk jenis mesin depan penggerak depan transmisi biasanya terletak antara sistem kopling dan as roda depan, seperti yang dapat dipahami pada jenis penggerak mobil.

Posisi 1,2,3,4,5, 6adalah posisi rasio gigi untuk bergerak maju, R untuk rasio gigi bergerak mundur, dan jika tidak pada pada posisi angka dan R maka transmisi pada posisi netral.

Fungsi Utama Transmisi Mobil

Membagi momen gaya yang dihasilkan oleh mesin – Ini adalah fungsi pertama dari sebuah transmisi. Dengan adanya fungsi ini, transmisi dapat juga dikatakan sebagai pengatur kecepatan kendaraan. Caranya adalah dengan menggunakan perbandingan rasio gigi-gigi pada transmisi.

Pada saat mobil dari keadaan diam dan mulai bergerak dibutuhkan gaya yang sangat besar untuk mengatasi inersia mobil. Dalam kondisi ini diperlukan momen gaya yang besar dan biasanya produsen mobil meletakkan momen gaya yang besar pada gigi no 1. Selain untuk menggerakkan mobil pada saat awal, mobil juga memerlukan momen gaya yang besar pada saat jalanan menanjak.

Untuk jalan normal atau trek lurus, biasanya diperlukan momen gaya yang relatif kecil.

Besar kecilnya momen gaya yang diperlukan diatur sedemikian rupa di dalam transmisi. Momen gaya ini akan semakin kecil dengan bertambahnya bilangan nomor gigi kendaraan. Biasanya gigi no 1 adalah rasio yang menghasilkan momen gaya terbesar dan gigi no 5, misalnya, adalah rasio dengan momen gaya terkecil.

Oleh karena itu, seorang driver akan terus menaikkan no gigi yang berarti memperkecil rasio gigi transmisi seiring dengan kecepatan yang dialami mobil. Semakin cepat mobil, rasio yang diperlukan juga semakin kecil.

Menjadikan mobil dapat berjalan mundur – Fungsi kedua ini sangat penting bagi sebuah mobil. Tentu saja salah satu alasan terkuatnya adalah karena bobot mobil yang besar.

Fungsi transmisi yang kedua adalah untuk memungkinkan mobil dapat berjalan mundur. Caranya adalah dengan membuat putaran output transmisi dirubah arahnya menjadi berlawanan arah dengan putaran input transmisi. Perubahan arah putaran output transmisi ini memanfaatkan idle gear. Dengan adanya idle gear ini putaran output dapat berlawanan arah dengan putaran input. Sehingga mobil dapat berjalan mundur pada saat handle gigi di arahkan pada posisi R (Reverse).

Mobil dapat tidak bergerak meski mesin hidup – Fungsi yang ketika ini juga sama pentingnya dengan fungsi kedua dan pertama. Fungsi transmisi ketiga adalah untuk memungkinkan mobil pada posisi tidak bergerak meski mesin tetap hidup. Biasanya pada transmisi posisi ini dinamakan posisi netral.

Pada saat posisi netral, putaran dari poros input transmisi tidak akan diteruskan ke poros output transmisi. Akibatnya, poros input transmisi yang berputar tidak akan mempengaruhi atau memutar poros output sehingga putaran mesin tidak akan sampai pada roda.

(4) Comments