Timing Belt Colt T120ss dan Top Timingnya

Timing Belt Colt T120ss

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil dari kami TM Garage Cangkringan, Yogyakarta, apa kabar semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkelnya masing-masing. Bahasan singkat kita kali ini adalah tentang Timing Belt Colt T120ss dan Top Timingnya. Berikut bahasan selengkapnya.

Timing Belt Colt T120ss dan Top Timingnya

Sebelum kita membahas tentang timing belt colt t120ss, mari kita simak video berikut ini;

Oke kita mulai pembahasannya.

Timing belt Mitsubishi Colt T120 ss sejatinya sama dengan timing belt mobil-mobil yang lain. Memiliki jumlah gigi tertentu dan tentu saja memiliki umur pakai. Untuk Colt T120ss injeksi sendiri, timing beltnya akan mampu bertahan hingga 40-50K km. Tetapi itu tergantung kondisi. Jika normal, jangka waktu tersebut akan terpenuhi, tetapi jika ada kebocoran oli sedemikian rupa sehingga mengenai timing belt, maka perkiraan waktu penggantian timing belt tersebut pun tidak berlaku.

Mobil ini hanya memiliki jumlah timing belt 1, berbeda dengan L300 yang memiliki 2 buah. Terdapat sebuah tensioner dan untuk Colt T120ss injeksi memiliki gigi reluktor untuk sensor CKP – jika di colt t120ss seperti baling-baling.

Tanda untuk pemasangan timing belt colt T120ss harus lah tepat. Dan untuk mesin dengan posisi miring seperti colt t120ss ini, penetapan titik timing agak sulit. Untuk urutannya, kita harus menetapkan dulu titik timing di sproket poros engkol. Pastikan titik mati atas pada piston no 1. Sementara itu, pastikan titik timing di sproket camshaft. Baik sproket pada poros engkol atau sproket pada camshaft, keduanya akan memiliki pasangan di bagian blok dan kepala silinder.

Jika titik timing sudah pas, lanjutkan dengan menset tensioner. Lalu pasang belt dan pastikan titik timing tidak bergeser. Set kembali tensioner dan putar poros engkol searah jarum jam untuk memastikan bahwa pemasangan telah benar sepenuhnya. Jika meleset titik timingnya, silahkan ulangi kembali.

Titik pada poros engkol atau camshft yang loncat meski hanya satu gigi, akan mengakibatkan mesin bermasalah. Bisa nembak-nembak, tenaga hilang, knocking dan lain sebagainya tergantung kondisi mesin. Oleh karena itu, silahkan pastikan pemasangan sudah benar baru lah menutup timing belt dengan cover dan pemasangan komponen lainnya.

Share