Advertisements
Menu
Life is about sharing

Telat Ganti Oli Bisa Gagal Uji Emisi, Kok Bisa?

  • Share
Telat Ganti Oli Bisa Gagal Uji Emisi

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkel masing-masing. Bahasan singkat kita kali ini adalah tentang Telat Ganti Oli Bisa Gagal Uji Emisi. Berikut bahasan selengkapnya.

Telat Ganti Oli Bisa Gagal Uji Emisi

Uji emisi mulai berlaku tanggal 24 Januari 2021 untuk wilayah DKI Jakarta menyisakan masalah tersendiri bagi pemilik mobil. Tidak jarang memang karena kesibukan pengguna aktif mobil atau motor tidak sempat merawat mobil mereka. Bahkan hanya sekedar mengganti oli mesin banyak yang lalai karena kesibukan bekerja.

Padahal, penggantian oli yang jarang pemilik lakukan dapat menyebabkan kegagalan uji emisi gas buang kendaraan. Sementara itu, jangan lupa sanksi tilangnya cukup mahal yakni 250K untuk motor dan dua kali lipatnya untuk mobil.

Untuk kasus telat ganti oli sebenarnya bukan masalah karena mempengaruhi kerja sensor-sensor mobil dan aktuator-aktuator mobil sehingga gas buang beracun tetapi ada hal lainnya. Ingat bahwa mesin akan bekerja dengan banyak bagian yang saling bergesekan satu sama lain. Komponen-komponen yang bergesekan tersebut akan menimbulkan atau menghasilkan panas. Nah, gesekan yang melibatkan oli tersebut akan meciptakan residu berupa karbon.

Karbon tersebut ketika oli masih bagus masih dapat dalam toleransi pengujian. Akan tetapi oli yang jarang diganti akan membuat residu karbon lebih besar. Ini karena oli sudah kehilangan kemampuan untuk menahan panas akibat gesekan pada mesin. Karbon hasil gesekan yang tinggi ini akan mampu menerobong ke dalam ruang pembakaran. Ruang bakar kemudian menjadi kotor dengan penuh endapan karbon.

Di sini lah mulainya masalah kegagalan emisi akibat telat atau bahkan jarang ganti oli. Tumpukan karbon dalam ruang bakar akan menyebabkan gangguan pada proses pembakaran bahan bakar dan udara.

Bahan bakar dan udara yang tidak terbakar secara baik akibat tumpukan karbon tersebut akan meningkatkan kadar HC (Hydrocarbon). Dan salah satu yang diuji pada uji emisi adalah kadar HC sehingga dapat kita simpulkan bahwa telat ganti oli mengkibatkan kegagalan uji emisi.

Untuk mengatasi hal ini sejatinya cukup sederhana. Metode paling sederhana yang mungkin dapat Anda lakukan adalah dengan melakukan gurah mesin. Selain akan membantu lolos uji emisi, manfaat gurah mesin juga sangat banyak bagi mesin termasuk meningkatkan performa mesin itu sendiri.

Bagi yang gagal uji emisi gas buang, mungkin video berikut dapat menjadi masukan yang berarti supaya tidak gagal lagi.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *