Larangan untuk Mobil Pembakaran Dalam di California

Teknisimobil.com – California rupanya sangat serius dalam masalah pencegahan kerusakan lingkungan, ini terbukti dari adanya larangan untuk mobil pembakaran dalam di California. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa mesin atau mobil pembakaran dalam dipastikan akan menghasilkan gas buang beracun, minimal CO2 tinggi.

California and cars photo

[Baca juga: Perbengkelan mobil-mobil Honda]

Seperti kami lansir dalam hC (by Evan Williams), bahwa seorang anggota parlemen California hendak menetapkan tanggal larangan mobil pembakaran dalam atau berbahan bakar fosil di negara bagian tersebut. Ini sebagai upaya untuk memulai budaya lingkungan bersih dari kendaraan (mobil) yang dipakai.

California Assemblymember Phil Ting merencanakan untuk memperkenalkan sebuah undang-undang yang akan memulai larangan tersebut pada tahun 2040. Dalam Rancangan Undang-Undang yang diajukan, mulai tahun tersebut, state department of motor vehicles hanya akan memperbolehkan kendaraan yang bersih (bebas emisi) untuk mendaftarkan sebagai kendaraan wilayah bagian tersebut. Ini berarti pada tahun tersebut tidak ada lagi CO2 dari kendaraan bermotor di California. Jadi tidak ada lagi gas, tidak ada lagi diesel, tidak ada lagi hybrid. Bahkan tidak juga plug-in hybrid. Semua kendaraan akan diwajibkan untuk kendaraan full-electirc, atau kendaraan yang berasal dari bahan bakar seperti sel bahan bakar hidrogen. Bagaimana dengan di negara kita tercinta, Indonesia?

Perlu diketahui bahwa California memiliki target untuk memotong emisi hingga 80 persen pada tingkat tahun 1990 pada tahun 2050. Pemotongan emisi kendaraan akan membuat langkah besar menuju tujuan tersebut. Transportasi sekarang menjadi sumber utama gas rumah kaca di AS, dan bahkan mungkin di dunia.

Masyarakat diberi tenggat waktu hingga 23 tahun oleh pemerintah untuk mengupayakan berpindah dari kendaraan pembakaran dalam dan hybrid ke full-electric. Waktu yang dirasa cukup untuk perubahan tersebut oleh Ting.

Topik terkait larangan tersebut sudah ditangani oleh pejabat California. Gubernur California saat ini Jerry Brown telah mengemukakakn gagasan tersebut ke Dewan Sumber Daya Udara California, regulator kualitas udara negara bagian, menanyakan mengapa negara lain melakukannya, tetapi tidak di California. CARB telah lama berada di garis depan atas pengurangan emisi kendaraan, dimulai dengan pembentukan badan tersebut pada tahun 1967.

California adalah satu-satunya negara yang diizinkan untuk menetapkan batasan sendiri untuk emisi kendaraan walaupun negara bagian lain diizinkan untuk menggunakan peraturan California. Larangan penuh pada kendaraan bahan bakar forsil, meski melampuaui kemampuan legislatif dewan pengurus. Karena itulah Ting sedang merencanakan legislasi di Majelis Negara Bagian.

Selain rencana China untuk melarang kendaraan bahan bakar fosil, India, Prancis, Inggris, dan Norwegia telah menetapkan target untuk melarang mobil gas dan diesel. Beberapa negara tersebut menargetkan pelarangan penuh pada semua mobil bahan bakar forsi, namun ada pula yang melarang penjualan untuk kendaraan-kendaraan baru.

Sementara itu, di Indonesia sendiri pemerintah baru memulai untuk mempelajari kendaraan-kendaraan listrik akhir tahun ini. Seperti yang diberitakan beberapa waktu lalu bahwa Indonesia mendapatkan bantuan dari beberapa produsen mobil listrik, termasuk Mitsubishi berupa mobil listrik. Tujuannya tak lain adalah untuk mempelajari mobil listrik tersebut guna membuat peraturan beredarnya mobil-mobil listrik di Indonesia.

Selain itu Indonesia juga menargetkan adanya penggunaan mobil listrik setidaknya 20 persen dari jumlah mobil yang ada di Indonesia hingga tahun 2025. Apakah akan berhasil? Kita tunggu saja perkembangan berikutnya.[]

(3) Comments

  1. Pingback: BMW 7 Series Hybrid ; Baterai Lebih Besar Jangkauan Lebih Jauh - Teknisimobil.com

  2. Pingback: Konsep Sistem Kelistrikan di Bidang Otomotif %-Teknisimobil.com

  3. Pingback: Crossover Subaru Electric Terbentuk 2021, Mungkin?-Teknisimobil.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *