Komputer Kuantum Optimalkan Arus Lalin

Komputer Kuantum Optimalkan Arus Lalin

Teknisimobil.com – Ide gila? Mungkin. Karena kata kuantum pastinya masih asing terdengar oleh telinga masyarakat Indonesia. Apalagi kumputer kuantum. Tetapi jika kita mau membaca lebih banyak, kuantum bukanlah kata yang asing tapi bukan hanya yang terpakai di ungkapan “kuantum learning” ya. Kuantum yang saya maksudkan adalah konsep fisika atau mekanika kuantum dalam fisika dan ini dipakaikan pada sebuah komputer. Komputer kuantum optimalkan arus lalin ini digagas oleh pabrikan otomotif asal Jerman Volkswagen baru-baru ini.

Komputer Kuantum Optimalkan Arus Lalin oleh Volkswagen

Meski sedang dilanda masalah yang cukup pelik terkait dengan skandal mobil mesin diesel, rupanya Volkswagen tetap terus bergerak maju. Jika sebelumnya kita dengar VW sedang mengembangkan baterai lithium-ion yang bisa jadi ide gila, kali ini lebih gila lagi. VW kali ini mencoba menyelesaikan masalah lalu lintas dengan menggunakan komputer kuantum.

Volkswagen meluncurkan sebuah proyek percontohan pertama di dunia yakni optimalisasi lalu lintas dengan menggunakan komputer kuantum. Peluncuran proyek ini dilakukan di Lisbon Portugal.

Dalam proyek ini, VW melibatkan bus MAN. Mereke memperlengkapi bus MAN dari penyedia angkutan umum Carris dengan sistem manajeman lalu lintas yang dikembangkan sendiri. Sistem tersebut menggunakan komputer kuantum D-Wave. Sistem ini mampu menghitung rute tercepat untuk masing-masing dari sembilan bus yang terlibat dan hampir secara real-time.

Dengan sistem ini, waktu perjalanan penumpang akan berkurang drastis. Bahkan selama periode lalu lintas puncak dan arus lalu lintas akan ditingkatkan.

Volkswagen sedang menguji sistem optimalisasi lalu lintas selama konferensi teknologi webSummit di Lisbon dari 4 hingga 8 November. Selama konferensi, bus akan mengangkut ribuan penumpang melalui lalu lintas kota di Lisbon.

Di masa depan, Volkswagen berencana mengembangkan sistem optimalisasi lalu lintasnya hingga sampai di pasar. Untuk alasan ini, pengembang Volkswagen telah merancang sistem sehingga umumnya dapat diterapkan ke kota mana saja. Tentu saja, juga mempertimbangkan berbagai ukuran kendaraan yang ada.

Proyek percontohan lebih lanjut untuk kota-kota di Jerman dan negara-negara Eropa lainnya sedang dipertimbangkan. Volkswagen percaya bahwa sistem optimasi lalu lintas seperti itu dapat ditawarkan kepada perusahaan angkutan umum, perusahaan taksi atau operator armada.

Share