Hyundai Ioniq Hemat Sekali, Tahu Darimana?

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil Indonesia, apa kabar kalian malam ini? Semoga semua baik-baik saja dan menikmati malam minggunya dengan orang-orang terkasih. Menemani malam minggu kalian, kali ini saya akan membahas tentang Hyundai Ioniq hemat sekali dan bagaimana kita mengetahuinya. Berikut adalah berita selengkapnya.

Hyundai Ioniq Hemat Sekali

Mobil listrik hyundai-ioniq-2018

Hyundai Ioniq Hemat Sekali. Sumber: Bisnis Otomotif

Sejak keluar tahun 2018, Hyundai Ioniq menjadi salah satu mobil listrik yang cukup terkenal pada masyarakat Indonesia. Kelebihan mobil listrik asal Korea Selatan ini adalah memiliki TCO atau total cost of ownership yang kecil.

Salah satu indikator dari TCO kecil adalah terkait dengan konsumsi energi yang kendaraan perlukan. Apabila kita bandingkan dengan mobil pembakaran internal, baik itu mobil dengan mesin bensin injeksi – apalagi karburator – dan diesel maka Ioniq masih jauh meninggalkan keduanya. Bahkan penghematan energi ini juga masih jauh dari Nissan Kicks e-POWER.

Hasil uji jalan menunjukkan bahwa untuk dalam kota Hyundai Ioniq mencatat angka 10,4 km/kWh. Dalam pengujian ini kecepatan rata-rata mobil adalah 22 km/jam, seperti saya lansir dari GridOto.

Sementara itu, untuk rute yang lain yakni rute jalan Tol, Ioniq sedikit lebih boros dari jalan perkotaan. Kebutuhan energi Ioniq menunjukkan angka 8,2 km/kWh. Sementara itu, pada pengujian rute jalan Tol adalah 90 km/jam.

Mari kita lihat perbandingan energi yang terpakai Ioniq vs mobil pembakaran dalam untuk berbahan bakar bensin. Harga paling tinggi 1 kWh adalah Rp. 1.500. Sementara itu, harga bensin dengan octane number 92 katakanlah seharga Rp. 10.000 untuk jarak yang sama. Ini berarti bahwa 1 liter BBM jika terpakai oleh Ioniq akan menghasilkan jarak 69,3 km untuk jarak dalam kota. Untuk jalan Tol berarti 1 liter BBM jika terpakai oleh Ioniq akan menghasilkan jarak 54,6 km.

Perbandingan jarak terhadap konversi energi yang terpakai tersebut berarti bahwa Ioniq memang jauh lebih irit jika kita bandingkan dengan mesin bensin. Tetapi, masalahnya adalah pengisian baterai yang belum terlalu mudah untuk keberadaan mobil listrik saat ini.

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *