Air Radiator Selalu Berkurang Meski Tidak Bocor, Why?

Air Radiator Selalu Berkurang Meski Tidak Bocor

Teknisimobil.com – Salam Teknisi Mobil dari kami TM Garage Cangkringan, Yogyakarta, apa kabar semua hari ini? Semoga semua baik-baik saja dan tetap semangat menjalani aktivitas sepanjang hari ini pada bengkelnya masing-masing. Bahasan singkat kita kali ini adalah tentang Air Radiator Selalu Berkurang Meski Tidak Bocor, Why? Berikut bahasan selengkapnya.

Air Radiator Selalu Berkurang Meski Tidak Bocor

Sebelum kita membahas tentang Air Radiator Selalu Berkurang Meski Tidak Bocor, mari kita simak video berikut ini;

Jika Anda sudah paham dengan cukup menonton video di atas, tidak perlu lagi membaca artikel berikut ini. Tetapi jika merasa belum puas dan lebih suka membaca, silahkan simak penuturan saya berikut. Skuy, baca sampai habis.

Kasus kita kali ini adalah sebuah mobil niaga yakni Mitsubishi Colt T120ss injeksi. Pemilik memiliki beberapa keluhan yang kemudian dipercayakan kepada bengkel kami TM Garage. Keluhan-keluhan tersebut meliputi berbagai hal berikut;

  1. Mesin pada saat pagi hari pertama kali start berbunyi sangat kasar seperti layaknya mesin diesel, padahal kita tahu Colt T120ss adalah mesin bensin.
  2. Air radiator selalu berkurang dalam setiap minggunya harus nambah sekitar 2-3 botol air mineral sedang.
  3. Dari knalpot keluar cairan semacam oli pada saat-saat tertentu.

Berdasarkan keluhan-keluhan tersebut, kami kemudian melakukan pengecekan dan analisa. Pengecekan dan analisa kita mulai dari yang paling sederhana hingga yang paling ekstrim kemungkinan yang menyebabkannya.

Kita coba menghidupkan mesin untuk mencoba menerka masalah yang dikeluhkan. Tetapi hampir tidak ada bisa kita terka karena mesin sudah dalam kondisi panas – selama perjalanan ke bengkel – sehingga suara kasar dan cairan dari knalpot tidak tampak lagi. Sementara itu, masalah berkurangnya air radiator juga tidak bisa kita cek karena memang pengurangan air radiator tersebut terjadi secara berkala.

Pemeriksaan dan Analisa

Pertama – Kita buka tutup klep dan kita cek valve clearance untuk intake valve dan exhaust valve. Semua klep masih dalam kategori standar dengan rata-rata ukuran 0,20 mm untuk intake valve dan 0,25 mm untuk exhaust valve. Kekencangan baut klep juga tidak ada masalah. Tetapi setelah kita cek kekencangan baut rocker arm ternyata tidak rata. Beberapa baut bahkan sangat kendor dan tidak sesuai dengan spesifikasi momen pengencangan baut standar. So, kesimpulan pertama kita ketemu bahwa kemungkinan besar masalah bunyi kasar berasal dari baut rocker arm yang tidak rata.

Kedua – Untuk keluhan yang kedua yakni air radiator selalu berkurang, kita mencoba untuk memastikan kembali terkait kebocoran sistem pendingin pada mobil. Pengecekan mulai dari kemungkinan rembas di sekitar tutup radiator, selang-selang yang menuju reservoir tank, tutup pembuangan air radiator, selang atas radiator, selang bawah radiator, dan kisi-kisi serta upper dan lower tank radiator semua dalam kondisi baik. Selanjutnya pengecekan kemungkinan kebocoran air melalui water pump, rumah thermostat, dan dudukan selang radiator pada blok dan titik-titik di antara cylinder block dan cylinder head dan semua tampak normal-normal saja. Sebagai kesimpulan sementara, tidak ada masalah pada sistem pendingin kecuali kemungkinan gasket yang rusak.

Ketiga – Analisa untuk keluhan ketiga yang keluaran cairan semacam “oli” dari knalpot saat awal dihidupkan. Ini jelas kemungkinannya ada pada kebocoran dari dalam ruang bakar.

Analisa masalah Kedua dan Ketiga ada hubungan satu sama lain. Kemungkinan kerusakan cylinder head gasket sangat mungkin terjadi. Hal ini karena satu-satunya alasan keluarnya air dari dalam sistem pendingin menyisakan satu bagian lagi yakni cylinder head gasket dan ini sekaligus kemungkinan cairan yang keluar dari knalpot juga dari bagian tersebut.

Alasan Air Radiator Berkurang Karena Cylinder Head Gasket

Jika Anda menyaksikan video dengan seksama maka Anda akan mendapati alasan air radiator berkurang melalui cylinder head gasket. Namun demikian, untuk memperjelas kembali saya akan menguraikannya dalam bentuk narasi berikut ini.

Cylinder head gasket adalah gasket yang menjembatasi dua bagian utama mesin pembakaran internal dalam hal ini mesin mobil Mitsubishi Colt T120ss. Bagian ini kebanyakan terbuat dari asbes dengan material khusus dan tahan terhadap temperatur tinggi plus tekanan tinggi. Sebuah cylinder head gasket memiliki beberapa lubang yakni lubang untuk piston, lubang untuk baut, lubang untuk terusakan galeri oli dan satu lagi lubang untuk galeri air radiator.

Karena terbuat dari bahan khusus, sebenarnya cylinder head gasket dirancang untuk tahan lama dalam hal pemakaian. Kisaran di atas 5-10 tahunan tergantung kondisi pemakaian mobil. Akan tetapi, ada beberapa hal yang dapat mempercepat kerusakan cylinder head gasket tersebut, di antaranya adalah sebagai berikut;

  1. Pemasangan yang tidak tepat dalam arti pengencangan cylinder head bolts tidak rata. Ini bisa karena lupa atau tidak memakai alat – Torque wrench – saat melakukan pengencangan.
  2. Jarang ganti oli sehingga terjadi minimum overheat engine dan merusak gasket.
  3. Cylinder head gasket plasu yang tidak sesuai bahan baku gasket seharusnya.

Cylinder head gasket rusak memiliki ciri-ciri seperti pada video berikut ini;

Dalam kasus kita kali ini, air radiator akan menguap ke udara di dalam mesin saat mesin hidup melalui kerusakan – retak – di sekitar galeri oli pada gasket. Memang jika kita bayangkan semacam tidak masuk akal karena kemungkinan berkurangnya sangat sedikit jika melihat kerusakannya. Akan tetapi bayangkan jika temperatur tinggi terjadi dan mesin bekerja sepanjang hari. Maka jelas, meski sedikit, air lama kelamaan akan berkurang dan yang terjadi persis seperti yang dialami oleh mobil ini.

Kesimpulan

Setelah pemeriksaan cylinder head gasket, maka jelas ditemukan kerusakan tersebut. Tidak hanya di satu lubang galeri saja tetapi lebih dari itu. Ini sudah jelas menjadi penyebab berkurangnya air pada sistem pendingin mobil ini.

Dari pemeriksaan juga kita temukan ada celah keretakan di galeri oli pada cylinder head gasket dan kemungkinan besar juga dari sini asal cairan yang keluar dari knalpot.

Jadi, kita ganti gasketnya dan masalah pun selesai.

Share