6 Masalah Umum Sistem Pendinginan Mobil

Teknisimobil.com – 34 DO IT YOURSELF SAAT PANDEMI COVID-19. Serial 33 – Cara Kerja Sistem Pendinginan pada MobilKetigapuluhempat – 6 Masalah Umum Sistem Pendinginan Mobil.

Sistem pendingin memberi tahu Anda bahwa ia memiliki masalah salah satu dari dua cara: Anda menemukan kebocoran di jalur Anda mengemudi, atau mesin mulai kepanasan atau overheating engine. Sistem pendingin tidak bebas perawatan dan membutuhkan pemeriksaan rutin untuk tetap dalam kondisi baik.

Masalah Umum Sistem Pendinginan Mobil

Secara umum terdapat 6 masalah yang sering paling muncul dalam sistem pendingin sebuah mobil. Berikut adalah masalah-masalah tersebut.

KEBOCORAN

Ada banyak koneksi fleksibel dalam sistem pendingin dan di sinilah kebocoran paling umum terjadi. Selang karet akan mulai aus dan sambungan akan terlepas akibat gerakan. Kebocoran dapat terjadi di mana saja dalam sistem: pompa air dapat bocor, radiator dapat berkarat, atau blok silinder bocor karena gasket. Kebocoran pada selang biasanya dapat diperbaiki dengan mudah, tetapi kebocoran pada komponen besar seperti radiator dan pompa air umumnya membutuhkan seorang profesional. Kebocoran yang tidak ditangani dapat menyebabkan panas berlebih, yang menyebabkan kegagalan mesin.

KERUSAKAN RADIATOR

Pendingin dalam radiator dicampur dengan air, dan air dapat membawa mineral dan endapan yang akan menyumbat dan merusak radiator Anda. Ketika ini terjadi, pendingin tidak bisa melewati tabung radiator dan mesin terlalu panas. Jika karat keluar, akhirnya akan mengalir ke bawah dan menyebabkan panas berlebih. Radiator yang terkorosi ringan dapat disiram dengan produk-produk yang tersedia secara komersial, atau beberapa pro menawarkan flush daya yang benar-benar membuat radiator bersih. Anda dapat membersihkan radiator Anda sendiri, tetapi radiator yang sangat rusak harus diganti.

KERUSAKAN POMPA AIR

Pompa air mengalami kegagalan dalam beberapa cara. Sebuah pompa mekanis yang dipasang ke mesin mungkin gagal berfungsi di titik paking di mana ia terhubung ke mesin, atau mungkin berhenti bekerja jika V-belt mesin yang menggerakkannya tergelincir atau putus. Pompa listrik mungkin gagal berfungsi jika motor internal mati. Bearing pada pompa air juga bisa memberi masalah. Suara rengekan pada bagian depan mobil mungkin menandakan bahwa pompa air akan rusak.

KEKERUSAKAN TERMOSTAT

Thermostat bertanggung jawab untuk mengatur aliran cairan pendingin dengan mengukur temperatur mesin dan membuka jika mesin perlu didinginkan. Jika termostat gagal berfungsi saat ditutup atau ditutup sebagian, mobil akan kepanasan karena pendingin tidak dapat mengalir. Jika termostat gagal saat terbuka, itu akan memakan waktu lebih lama untuk menaikkan temperatur mesin, yang mungkin sulit pada sistem pelumasan oli dan menyebabkan kristalisasi oli pada komponen mesin. Jangan jalankan mobil Anda tanpa termostat yang berfungsi dengan baik kecuali terpaksa.

COOLANT PERLU DIKURAS

Pendingin atau coolant harus dikuras atau diganti secara berkala. Anda dapat memeriksa level dan kondisi cairan pendingin di tangki overflow. Jika levelnya rendah, itu bisa “dikuras” dengan air suling. Jika warnanya menjadi cokelat karena kontaminan atau karat, sekarang saatnya untuk mengganti pendingin.

KLEM SELANG RADIATOR RUSAK

Klem selang biasanya tidak gagal kecuali jika sudah dilepas dan dipasang kembali. Berhati-hatilah saat memasang kembali klem selang yang telah diregangkan — bisa gagal saat dipasang kembali. Selain gagal berfungsi saat pemasangan kembali klem, ia juga dapat rusak karena pemasangan atau umur klem.

Pustaka: 1) Auto Repair & Maintenance: Dave Stribling, Penguin Random House LLC. 2) https://en.wikipedia.org/.

(1) Comment

  1. Pingback: 11 Kebocoran pada Sistem Pendingin Mobil-Teknisimobil.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *