4 Sebab Tenggelamnya Mirage dari Pasar Otomotif

Teknisimobil.com – Mitsubishi menjadi dalah satu produsen otomotif dunia asal Jepang yang populer di Indonesia. Jika kita melihat di hampir wilayah Indonesia ada kendaraan merek satu ini. Tetapi, coba perhatikan lagi, segmen apa yang paling mencolok. Ya, di segmen mobil angkutan barang terutama truk adalah jawabannya. Dari PS100 hingga Fuso Mitsubishi membanjiri hampir di seluruh wilayah tanah air. Kegilaan produk mereka di segmen ini rupanya tidak selaras dengan produk mereka di segmen kendaraan penumpang, apalagi city car. Salah satu produk mereka yang pernah ramai dibicarakan adalah Mirage. Sayangnya ini sebentar saja. Lalu apa sebab tenggelamnya Mirage dari pasar otomotif tanah air?

Kecuali Mitshubshi Expander, sepertinya hampir semua mobil dari Mitsubishi benar-benar mengalami kesulitan menembus pasar otomotif tanah air. Jika kita ingat, tahun 2004-an, pernah juga mereka mengeluarkan Mitsubishi Kuda dan – menurut saya – gagal menarik hati masyarakat kecuali hanya sebentar saja. Kali ini, Mirage adalah korban berikutnya.

Dilansir dari liputan6.com, Mitsubishi telah menghentikan pengeluaran mobil baru Mirage pada tahun lalu. Director Marketing & Sales PT MMKSI Irwan Kuncoro menyatakan bahwa tidak lagi mendistribusikan dan tidak lagi importisasi Mirage baru. Tetapi penjualan baru masih tetap belangsung, hanya saja itu adalah stok dealer-dealer yang belum habis.

Sebab Tenggelamnya Mirage dari Pasar Otomotif

Terdapat beberapa masalah yang melatar belakangi tenggelamnya Mirage dari pasar otomotif tanah air. Masalah-masalah tersebut dipandang cukup mendasar sehingga banyak kalangan yang memutuskan untuk mundur dari perburuan Mirage baru. Meski ada beberapa kelebihan seperti keiritan pemakaian bahan bakar dan sistem suspensi yang sangat lembut, tetapi nyatanya ini tidak cukup menutupi kekurangan Mirage. Berikut adalah sebab-sebab tersebut.

Getaran Mesin yang Tidak Normal

Salah satu penyebab banyak konsumen Mitsubishi mundur dalam memutuskan Mirage adalah masalah mesin yang bergetar kencang. Ini bukan suatu yang normal. Mirage memiliki mesin 1.200 cc dari 3 silinder yang dimilikinya. Sebagai perbandingan adalah ternyata hanya Mirage dan Nissan March yang memiliki 3 silinder untuk di kelas mereka.

Masalah utamanya sebenarnya bukan terletak pada jumlah silindernya menurut kami, tetapi pada masalah getaran yang dihasilkan. Nyatanya, Mitsubishi tidak mampu memberikan jaminan mesin yang halus dengan 3 silinder tersebut. Sehingga, image konsumen menjadi buruk manakala mengetahui jumlah silinder yang sedikit plus getaran mesin yang terlalu tinggi.

Redaman Mesinn yang Lemah

Masalah berikutnya mengikuti masalah pertama, yakni masih terkait dengan masalah mesin. Mirage 3 silinder ini dinilai memiliki getaran lebih besar bahkan dibandingkan dengan mesin 4 silinder. Lebih parahnya lagi, getaran tersebut ternyata tidak hanya terasa manakala kita melongok ke ruang mesin tetapi juga langsung dapat dirasakan dari dalam kabin.

Rupanya, kemampuan redaman getaran mesin juga menjadi kelemahan mobil Mitsubishi ini. Pembelian mobil salah satunya adalah tujuan kenyamanan. Dengan kondisi semacam ini, maka dapat dipastikan konsumen akan berpikir ulang untuk membelinya. Getaran dalam kabin akan sangat mengganggu perjalanan siapa pun terutama yang menginginkan kenyamanan berkendara.

Fitur Keselamatan Minim

Penyebab ketiga adalah masalah minimnya fitur keselamatan. Mobil-mobil modern saat ini sudah dilengkapi dengan sistem keamanan yang sangat canggih dan lengkap tentu saja. Ini yang menjadi masalah di Mirage. Bahkan untuk sekelas Mirage tipe GLX dan GLS, keduanya tidak dilengkapi sistem pengereman ABS.

Jika menilik varian lainnya di kelas yang sama dengan Mirage, penggunaan ABS, EBD, hingga immobilizer telah ada di sana. Mirage baru melengkapi tiga fitur keselamatan penting tersebut pada varian Mirage tipe Exceed. Yakni tipe dengan harga termahal pada Mirage.

Harga Terlalu Mahal

Dari ketiga penyebab tenggelamnya Mirage dari pasar otomotif tanah air sebelumnya, mungkin akan kalah dengan yang satu ini, yakni harga mahal Mirage. Dengan semua kondisi yang dimiliki oleh Mirage, banyak yang menyatakan bahwa Mirage harganya terlalu mahal. Seperti yang tertera pada tabel di bawah adalah harga mobil Mirage (sumber: semisena).

Mitsubishi Mirage tipe ExceedRp 197.500.000,-
Mitsubishi Mirage tipe GLSRp 185.000.000,-
Mitsubishi Mirage tipe GLXRp 173.000.000,-

Dengan harga paling murah 170an juta, maka sulit sekali untuk memutuskan membeli mobil dari Mitsubishi tersebut.

No Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *