11 Kebocoran pada Sistem Pendingin Mobil

Teknisimobil.com – 35 DO IT YOURSELF SAAT PANDEMI COVID-19. Serial 34 – 6 Masalah Umum Sistem Pendinginan MobilKetigapuluhlima – 11 Kebocoran pada Sistem Pendingin Mobil.

Kebocoran pada sistem pendingin bisa internal atau eksternal. Kebocoran internal, di mana cairan pendingin masuk ke dalam silinder dan wajan oli, dapat menyebabkan masalah serius dan harus ditangani oleh profesional. Kebocoran eksternal mungkin mudah diperbaiki tergantung di mana mereka berada.

Kebocoran pada Sistem Pendingin Mobil

Berikut adalah beberapa cara Anda dapat menemukan kebocoran di sistem pendingin mobil.

Gunakan Selembar Karton

Jika Anda curiga ada kebocoran tetapi tidak dapat menemukan sumbernya, letakkan selembar karton bersih di bawah area mesin mobil Anda saat Anda memarkirnya untuk malam itu. Biarkan karton ada di bawah mobil hingga pagi hari. Di pagi hari, posisi cairan pada kardus akan membantu Anda menemukan kebocoran pada sistem pendingin mobil Anda.

Periksa Selang Radiator

Komponen berbahan karet, seperti selang, sering dapat mengalami kebocoran karena dirancang untuk lentur. Mengenakan sarung tangan, arahkan tangan Anda dengan lembut di sekitar mesin dalam kondisi dingin dan rasakan adanya kebocoran di sisi belakang selang. Periksa sambungan selang dan pastikan selang terpasang erat di tempatnya. Periksa juga air berkarat atau noda pada selang. Saat Anda selesai, periksa sarung tangan Anda apakah ada coolant mengenainya atau tidak.

Periksa Radiator

Radiator terbuat dari sirip logam tipis, yang dapat dengan mudah tertusuk atau berkarat. Radiator ini menderita akibat kipas pendingin yang merangsek ke tengah sirip radiator. Endapan korosi atau mineral akibat kerusakan dapat menjadi tanda kebocoran.

Periksa Tutup Radiator

Seal karet di tutup radiator bisa rusak, dan lapisan logam yang menahan seal bisa retak dan memungkinkan tekanan dilepaskan. Saat mesin dingin, periksa area di sekitar tutup radiator untuk mencari tanda keluarnya cairan pendingin. Lepaskan tutup dan periksa bagian bawah. Cari zat yang berminyak, seperti susu — ini mungkin merupakan tanda kebocoran pendingin internal mesin.

Periksa Inti Heater

Inti pemanas atau heater terletak di dalam kompartemen penumpang, dan jika mulai bocor, ia dapat merendam karpet dengan cairan pendingin, atau mungkin merembes keluar dari selokan pendingin udara. Jika karpet bagian dalam menjadi basah, bersihkan dengan handuk kertas bersih dan cari warna cairan atau karat.

Periksa Rumahan Termostat

Beberapa termostat dipasang di bagian atas mesin di mana air radiator panas dikembalikan ke radiator, dan ini adalah area kunci untuk kebocoran. Anda dapat melihat bukti kebocoran di sini dari penumpukan mineral dan karat pada rumahan aluminium, dan klem selang yang dipasang kembali.

Periksa Blok Mesin

Mesin dilengkapi dengan sesuatu yang disebut freeze plugs lihat gambar, yang menyembul jika air di mesin mulai mengembang. Bagian ini bisa berkarat atau terdapat kebocoran. Cari tanda-tanda karat menurun dari bagian tersebut.

Periksa Gasket Kepala Silinder

Ada gasket antara blok silinder dan kepala silinder yang terbuat dari logam. Jika rusak, cairan pendingin dapat masuk ke dalam silinder atau bocor keluar dari sisi gasket. Ketika ini terjadi, Anda mungkin melihat aliran kecil cairan mengalir di sepanjang mesin.

Periksa Water Pump

Kegagalan water pump dapat terjadi pada gasket antara pompa dan mesin atau pada bantalan depan pada poros yang berputar. Pompa air mungkin memiliki sesuatu yang disebut weep hole, yaitu lubang di dekat poros yang berputar.Weep hole ini digunakan jika pompa air mulai rusak. Jika weep hole bocor pelumas, itu berarti bantalan depan rusak. Jika yang bocor adalah air radiator coolant, artinya seal pada pompa rusak. Jika Anda melihat sesuatu keluar dari weep hole, periksalah segera pompa air mobil Anda.

Periksa Oli Mesin

Lepaskan dipstick oli engine dan cari substansi putih, seperti susu. Oli berwarna seperti susu adalah tanda bahwa ada kebocoran mesin internal dan Anda harus memeriksanya. Sederhanya, ada coolant radiator yang masuk ke saluran oli sehingga bersatu menjadi warna oli semacam itu.

Pustaka: 1) Auto Repair & Maintenance: Dave Stribling, Penguin Random House LLC. 2) https://en.wikipedia.org/.

(2) Comments

  1. Pingback: 6 Langkah Menambah Air Radiator Mobil-Teknisimobil.com

  2. Pingback: Salah Pakai Coolant Avanza Overheat, Kok Bisa?-Teknisimobil.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *